2,5 Juta Warga DKI Belum Divaksin, Pemprov Tak Akan Represif

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya lebih memilih cara persuasif untuk menjangkau 2,5 juta warga DKI Jakarta yang belum atau tidak mau divaksin Covid-19.

Pemprov DKI tidak menggunakan cara represif dengan menerapkan sanksi terhadap penolak vaksinasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengendalian Covid-19.

“Kami masih melakukan persuasif yah, jadi sekalipun perdanya sudah ada atau dimungkinkan sanksi bagi penolak vaksinasi,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Apalagi, kata Riza, sampai saat ini, tidak ada warga DKI Jakarta yang secara terbuka menolak untuk divaksin. Menurut dia, setiap warga yang diminta untuk divaksin dengan berbagai edukasi dan sosialisasi, umumnya mereka siap divaksin.

“Kita belum terapkan denda atau sanksi karena ini kan masalah keselamatan kesehatan. Jadi kami melakukan persuasif, kami yakin semua warga ingin divaksin kecuali yang tidak memenuhi syarat,” tandas Riza.

Sebagaimana diketahui, Pasal 30 Perda DKI tentang Covid-19 menyebutkan, setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5 juta.

Sanksi bagi penolak vaksin juga diatur juga dalam Perpres Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease. Sanksi ini diatur dalam Pasal 13A Perpres tersebut, yang menyatakan setiap orang yang ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 berdasarkan pendataan wajib mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sanksi
Mereka yang ditetapkan sebagai penerima vaksin Covid-19 tetapi tidak mengikuti vaksinasi bisa mendapatkan sanksi berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan dan atau denda. Pengenaan sanksi administratif tersebut dilakukan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah atau badan sesuai kewenangannya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga 16 Septermber, tercatat sebanyak 10.169.963 orang yang sudah tervaksin dosis 1 di Jakarta atau 113,7% dari target sasaran vaksinasi. Total target sasaran vaksinasi di Jakarta sebanyak 8.941.211 orang. Dari jumlah orang yang sudah divaksin tersebut, sebanyak 6.407.077 orang atau 63% merupakan warga ber-KTP DKI dan sebanyak 3.762.886 orang atau 37% warga KTP non-DKI.

Sementara itu, warga yang sudah mendapatkan vaksin dosis 2 atau dosis lengkap sebanyak 7.219.461 orang (80,7%) di Jakarta, dengan proporsi 4.620.455 orang atau 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 2.599.006 atau 36% warga KTP non-DKI.



Penulis: Yustinus Paat / BW
Sumber: BeritaSatu.com

#Vaksin Covid-19 #Pemprov DKI Jakarta #Riza Patria #Covid-19

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Kembali Digugat PKPU, Ini Tanggapan Garuda Indonesia

Tabrakan Maut Antarbus, Wagub Riza Sebut Tidak Mudah Jadi Sopir Transjakarta

Asproksi Bekasi Diharapkan Berkontribusi Tingkatkan Standar Produk Kesehatan

Sejalan Mata Uang Asia, Awal Perdagangan Rupiah Melemah 20 Poin

Cerita Bima Arya Minta Tips Bangun Kota Bahagia ke Dubes Finlandia

Bisnis Makanan dan Minuman Rendah Kalori Mampu Bertahan Saat Pandemi

Pagi dan Sore Ini Jakarta Diguyur Hujan

BPBD Minta Warga Laporkan Bila Ada Bencana yang Terjadi di Kota Tangerang

Kemtan Raih Penghargaan Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik 2021

Pemkot Tangerang Uji Coba Penerapan PeduliLindungi di Dua Pasar Tradisional

BERITA TERPOPULER