Pasien Covid-19 Kota Bogor Dirawat Tembus 100, Pertama Sejak Agustus

Bogor, Beritasatu.com - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bogor naik drastis dalam satu pekan terakhir. Saat ini, mencapai 103 pasien yang dirawat. Jumlah lebih dari 100 pasien yang dirawat, terakhir terjadi pada Agustus 2021.

Dalam satu pekan terakhir, kasus Covid-19 naik drastis dengan rata-rata 10 kasus baru setiap hari.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Bogor, dengan penambahan 22 kasus baru pada Minggu (23/1/2022), jumlah akumulatif pasien yang dirawat sebanyak 103 orang.

Sehari sebelumnya, Sabtu (22/1/2022), dengan penambahan 36 kasus baru, pasien positif yang dirawat sebanyak 82 orang.

Beberapa hari sebelumnya Selasa (18/1/2022) dilaporkan hanya ada penambahan 2 kasus baru, 1 kasus meninggal, dan nol pasien positif sembuh dengan 10 pasien positif dirawat.

Baca Juga: Seniman Respons Pandemi Covid-19 Lewat Pameran

Pascapuncak kasus saat PPKM 4, Juli lalu, jumlah pasien dirawat di atas 100 terjadi pada 29 Agustus 2021 dengan 134 orang dirawat.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke wilayahnya.

“Sudah pasti Omicron, tidak usah dites lagi pasti Omicron, karena berbulan-bulan landai tiba-tiba lonjakan, ini pasti Omicron,” ungkap Bima Arya, Minggu (23/1/2022).

[#pagebreak#]

Meski demikian, Bima Arya menyampaikan, peningkatan kasus jumlah terpapar Covid-19 di Kota Bogor yang terjadi sudah diprediksi pihaknya. Bahkan, ia sudah mengingatkan jajarannya sejak satu pekan terakhir.

Sehingga, saat ini yang akan dilakukan jajarannya adalah bersiaga menghadapi situasi lonjakan yang lebih tinggi dari varian Delta di Kota Bogor.

Baca Juga: Naik 5,83%, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet 2.862 Orang

“Kita sudah lakukan semuanya antisipatif. Tempat tidur di rumah sakit sudah siap dikonversi, pusat isolasi sudah siap diaktivasi, rumah sakit perluasan sudah siap, ketersediaan oksigen juga dari jalur distribusinya kita pastikan siap,” kata Bima.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di rumah sakit, pihaknya akan menyiapkan tempat isolasi mandiri di rumah-rumah warga.

“Tinggal pemantauan kondisi medis dari pasien isolasi mandiri ini yang harus kita siapkan sistemnya, seperti telemedicine kemudian koordinasi puskesmas dengan rumah-rumah ini yang sangat penting,” tukasnya.



Penulis: Vento Saudale / BW
Sumber: BeritaSatu.com

#Pasien Covid-19 #Covid-19 #Kota Bogor #Pasien Covid-19 di Bogor

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Menhub: Jalur KA Solo Balapan-Palur Beroperasi Juli 2022

Saran Guru Besar Unpad soal Polemik Penjabat Kepala Daerah

Biotek Farmasi Hadirkan Keunggulan Bioteknologi Originator

Kerja Sama IPEF Diluncurkan, Ini Harapan Pelaku Usaha

2 Warga Jepang Meninggal selama Lockdown di Shanghai

Kebijakan People First Jadi Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

Warga Jakarta dan Relawan Deklarasi Dukungan untuk Ganjar

Panitia: Biaya Penyelenggaraan Formula E Jakarta Rp 130 M

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas ke Arah Barat Daya

Festival Kopi PDI Perjuangan Bakal Pecahkan Rekor MURI

BERITA TERPOPULER