Minat Orang Indonesia ke Singapura, Situs Web ICA Terganggu

Singapura, Beritasatu.com - Antusiasme yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia setelah adanya jalur perjalanan yang divaksinasi (Vaccinated Travel Lane/VTL) menunjukkan, Singapura tetap menjadi tujuan populer bagi orang-orang di negara berpenduduk terbesar keempat di dunia itu. Begitu banyak orang yang ingin melakukan perjalanan, Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) harus berurusan dengan "gangguan sistem" setelah situs webnya terganggu menyusul "gelombang aplikasi yang bersamaan" untuk masuk ke Singapura melalui skema VTL dari Indonesia dan Malaysia.

Hampir 35.000 pengguna mencoba masuk ketika portal aplikasi terbuka, kata ICA.

Pengumuman VTL oleh Singapore Tourism Board (STB) dipublikasikan secara luas oleh media mainstreamdi Jakarta dan beberapa daerah lain, dua minggu lalu.

Kegembiraan seputar berita tersebut menunjukkan tingginya permintaan masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Singapura, terutama untuk kegiatan rekreasi.

Banyak yang membuat rencana mengunjungi Singapura untuk tujuan rekreasi, termasuk melihat keluarga mereka dan menghabiskan waktu mengunjungi tempat-tempat wisata.

Indonesia adalah pasar terbesar Singapura dalam hal kedatangan pengunjung dan penerimaan pariwisata pada tahun 2014, menurut penelitian Marketing Insights Singapore Tourism Board, meskipun posisi teratas itu telah jatuh ke Tiongkok.

“Karena Singapura mudah diakses ke Indonesia, mereka sering berkunjung untuk liburan singkat … Singapura dapat dianggap sebagai wilayah yang akrab bagi mereka,” penelitian tersebut menyoroti.

Baca Juga: Garuda Layani Penerbangan ke Singapura Tanpa Karantina

Singapura juga menjadi tujuan utama wisatawan Indonesia sebelum pandemi Covid-19.

Pada tahun 2019, 11,6 juta orang Indonesia melakukan perjalanan keluar dari berbagai bandara dan pelabuhan di Indonesia, menurut survei tahun 2019 tentang perjalanan keluar Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Paling banyak mengunjungi Malaysia (35 persen), karena termasuk wisata medis. Destinasi populer termasuk Kuala Lumpur, Selangor, Penang dan Melaka.

Singapura berada di urutan kedua dengan 18,4 persen mengunjungi negara itu pada tahun itu, diikuti oleh Arab Saudi (12,5 persen). Negara-negara lain, seperti Timor Leste, Tiongkok, Thailand, Jepang dan Australia, masing-masing menyumbang kurang dari 5 persen.

Kota-kota di Indonesia, seperti Bali, Yogyakarta dan Jakarta, adalah alternatif nyata untuk berwisata.

Tetapi Singapura menawarkan lanskap (tata ruang) perkotaan yang lebih aman dan bersih, dengan penegakan hukum yang ketat terhadap sampah dan polusi, sesuatu yang masih kurang jadi perhatian di kota-kota di Indonesia.



Penulis: Surya Lesmana / LES
Sumber: CNA

#Indonesia #Singapura #Jalur Perjalanan Vaksinasi #Situs Terganggu

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Bentrok di Maluku Tengah, 1 Polisi Alami Luka Tembak

DPP PDIP Tak Pecat Arteria Dahlan, Ini Alasannya

30 Tahun Berselisih, Arab Saudi dan Thailand Pulihkan Hubungan Diplomatik

Epidemiolog: Negara Perlu Perkuat Pembatasan Sosial Cegah Peningkatan Covid-19

Jadi Calon Tunggal, Tedros Bakal Lanjutkan Pimpin WHO

Masyarakat Bekasi Bentuk Malidi sebagai Garda Terdepan Tumpas Hoax

Jaga Kerahasiaan Pengguna, Aplikasi Teman Diabetes Raih Sertifikasi

Mustika Ratu Harapkan Insentif Pengembangan Industri Ekstraksi

Tahapan Pemilu 2024

KPK: Korban Kerangkeng Bupati Langkat Mengaku Pekerja Sawit

BERITA TERPOPULER