Indonesia, Malaysia, dan Singapura Tak Ingin Pemimpin Junta Myanmar di KTT ASEAN

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Indonesia, Malaysia, dan Singapura, telah memperlihatkan tanda-tanda bahwa mereka tidak ingin pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing mengikuti KTT ASEAN pada 26-28 Oktober, kata tiga sumber Reuters.

Namun, mereka berupaya agar posisi itu disepakati oleh sembilan negara ASEAN, kata ketiga sumber itu.

Myanmar adalah anggota dari 10 negara ASEAN.

Para menteri luar negeri negara-negara ASEAN pada Jumat (15/10/2021) akan membicarakan kemungkinan untuk tidak menyertakan Min Aung Hlaing sebagai peserta pertemuan para pemimmpin ASEAN tersebut, menurut sumber-sumber Reuters.

Menteri Luar Negeri Filipina Teodor Locsin pada Kamis (14/10/2021) menyatakan dukungan agar Min Aung Hlaing tidak disertakan pada pertemuan-pertemuan puncak pada masa depan.

Ia menambahkan, ASEAN sudah tidak boleh mengambil sikap netral soal Myanmar.

"Kami bisa tetap menjaga jarak dengan mereka (Myanmar)... tapi kalau kami mengalah dengan cara apa pun, kredibilitas kami sebagai organisasi kawasan yang sebenarnya akan hilang," kata Locsin dalam wawancara dengan lembaga kajian Australia, Lowy Institute.

Kemungkinan KTT ASEAN tanpa kehadiran junta Myanmar muncul pada saat tekanan meningkat terhadap militer yang berkuasa di negara itu agar mereka mematuhi peta perdamaian yang sudah disepakati.

Baca Juga: ASEAN Pertimbangkan Tak Undang Pemimpin Junta Myanmar di Pertemuan Puncak

Pertemuan para menlu itu juga akan dilangsungkan saat junta menepis kemungkinan utusan khusus ASEAN bisa bertemu dengan pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi.

Suu Kyi sedang dihadapkan pada serangkaian persidangan atas sejumlah dakwaan sejak pemerintahannya digulingkan melalui kudeta pada 1 Februari.

ASEAN, perhimpunan negara-negara Asia Tenggara, pada April mencapai lima butir kesepakatan dengan Min Aung Hlaing.

Namun, beberapa anggota kelompok negara itu telah mengkritik kegagalan junta dalam menjalankan konsensus.

Kesepakatan ASEAN-Hlaing tersebut antara lain mencakup dialog antara semua pihak, membuka akses kemanusiaan, serta penghentian permusuhan.

Pertemuan pada Jumat ini, yang sebelumnya tidak dijadwalkan, akan diselenggarakan oleh Brunei sebagai ketua ASEAN saat ini, menurut beberapa sumber di kalangan negara-negara ASEAN, termasuk diplomat dan pejabat pemerintah.



Penulis:  / LES
Sumber: ANTARA

#KTT ASEAN #Myanmar #Junta Militer Myanmar #Min Aung Hlaing #Indonesia #Singapura #Malaysia

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Digitalisasi Akselerasi Pemulihan UMKM

DKI Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Adhi Karya Terima Financial Close Rp 420 Miliar untuk Preservasi Jalintim Riau

Ekonomi Jakarta Mulai Pulih, Anak Buah Anies Usulkan Rancangan APBD 2022 Senilai Rp 80,15 Triliun

KPK Patahkan Klaim Azis Syamsuddin Pinjami Uang Stepanus Robin untuk Pengobatan Covid-19

Priscilla Hertati Jagokan Stamp Fairtex Menangkan Grand Prix

Musim Penghujan Kabupaten Bogor Keadaan Awas Bencana

Kembali Digugat PKPU, Ini Tanggapan Garuda Indonesia

Tabrakan Maut Antarbus, Wagub Riza Sebut Tidak Mudah Jadi Sopir Transjakarta

Asproksi Bekasi Diharapkan Berkontribusi Tingkatkan Standar Produk Kesehatan

BERITA TERPOPULER