Presidensi G-20, Indonesia Berkomitmen Atasi Perubahan Iklim

Nusa Dua, Beritasatu.com – Presidensi G-20 akan digunakan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat solidaritas dunia dalam mengatasi perubahan iklim. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga akan menunjukkan komitmen kuatnya dalam ikut serta mengatasi masalah tersebut.

“Di sini adalah tempat yang ingin kita tunjukkan, yaitu hutan mangrove bersama persemaian mangrove yang nanti akan kita tunjukkan bahwa Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam rangka perubahan iklim,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau Mangrove Conservation Forest di Nusa Dua, Bali, Kamis (3/12/2021).

Hutan mangrove ini adalah salah satu tempat yang akan ditinjau oleh para pemimpin negara-negara G-20.

“Ini akan menunjukkan nantinya keseriusan kita merestorasi hutan mangrove, merehabilitasi hutan mangrove, merestorasi hutan gambut, dan merestorasi lahan-lahan kritis yang ada di negara kita. Saya kira komitmen itu yang ingin kita tujukan secara konkret, secara riil di lapangan,” ujar Presiden Jokowi.

Indonesia menjabat sebagai Presidensi G-20 sekaligus tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20.

Baca Juga: Jokowi: Presidensi G-20 adalah Kehormatan bagi Indonesia

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, ada enam agenda prioritas yang diangkat dalam agenda finance track Presidensi G-20.

Pertama adalah exit strategy untuk mendukung pemulihan. G-20 akan melakukan kebijakan luar biasa untuk menyelamatkan perekonomian, menyelamatkan masyarakat dari pandemi, dan melakukan countercyclical baik pada fiskal, moneter, maupun regulasi keuangan.

Kedua, mengatasi dampak pandemi untuk mengamankan pertumbuhan di masa depan.

Ketiga, sistem pembayaran di era digital yang ditangani oleh Bank Indonesia.

Keempat, keuangan berkelanjutan yang akan difokuskan pada tujuan keberlanjutan dan pembiayaan perubahan iklim yang kredibel dan menciptakan keadilan bagi semua negara.

Kelima, inklusi keuangan, terutama terkait peran teknologi digital dan peluang untuk meningkatkan akses bagi UMKM pada pembiayaan dan pemasaran.

Keenam prioritas finance track mencakup perpajakan internasional untuk menciptakan kepastian rezim rezim pajak, transparansi, dan pembangunan.



Penulis: Novy Lumanauw / LES
Sumber: Investor Daily

#Indonesia #Presidensi G-20 #Presiden Jokowi #Perubahan Iklim

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

East Ventures Berpartisipasi dalam Pendanaan Inteluck US$ 15 Juta

Kapolri Sambut Baik Penandatanganan Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Raih Pendanaan US$ 72 Juta, Darwinbox Kini Jadi Unicorn

Hoax, Permen Yupi Terbuat dari Minyak Babi

Kapuas Prima Coal Incar Penjualan Bertambah US$ 43 Juta

Kembangkan Layanan, Bank Aladin Dilatih Tim Google

Optimistis Pandemi Berlalu, Komunitas Sepak Bola Gelar Nobar Keliling

IPO, Saham Net TV Tercatat di BEI

IHSG Berbalik Melemah di Akhir Sesi I

Sudah Lebih 10.000 Kasus, Ini yang Baru Diketahui tentang Subvarian BA.2

BERITA TERPOPULER