19 Eksportir Terima Penghargaan Primaniyarta

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 19 eksportir menerima penghargaan Primaniyarta 2020 atas kontribusinya dalam meningkatkan ekspor Indonesia. Penghargaan terhadap eksportir yang dinilai berjasa meningkatkan devisa negara di tengah pandemi Covid-19 ini akan langsung diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia dalam Pembukaan Trade Expo Indonesia 2020 secara virtual 10 November 2020.

Para pemenang penghargaan Primaniyarta 2020 kategori eksportir berkinerja adalah PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Sekar Bumi Tbk, PT Prima Copper Industri, PT Astari Niagara Internasional, PT Omron Manufacturing of Indonesia, PT Primayudha Mandirijaya, PT Alfo Citra Abadi, PT Ori Ginalnest Indonesia, dan PT Petrokimia Gresik. Sementara itu, untuk pemenang kategori eksportir potensi unggulan yakni PT Bina Niaga Multiusaha, PT Out of Asia, PT Zenith Allmart Precisindo, PT Findora Internusa, CV Omyra Global Resources, PT Indah Desain Indonesia, CV Decorus, PT Selektani Induk Usaha, PT Paradise Island Furniture, dan PT Indoexim International.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para eksportir yang bertahan serta tetap semangat dalam meningkatkan nilai dan kinerja ekspor. Pandemi dapat menjadi peluang bagi eksportir untuk mengembangkan bisnis dan tetap optimis,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam keterangan tertulis, Senin (9/11).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Kasan Muhri mengungkapkan bahwa Primaniyarta merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah untuk para eksportir berprestasi dalam meningkatkan nilai ekspornya secara berkesinambungan.

"Penghargaan ini bertujuan mendorong pertumbuhan jumlah pelaku ekspor tangguh dan berdaya saing, sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku ekspor lainnya,” ucap Kasan.

Penghargaan Primaniyarta mulai diselenggarakan pada 1992. Sejak 2008, penghargaan ini diberikan kepada eksportir dalam empat kategori yaitu kategori eksportir berkinerja, eksportir pembangun merek global, eksportir potensi unggulan, dan eksportir pelopor pasar baru.

Karena pandemi Covid-19, pada penyelenggaraan ke-22 tahun 2020 ini, pemerintah hanya membuat dua kategori penghargaan, yaitu kategori eksportir berkinerja dan kategori eksportir potensi unggulan.

Pemerintah menjaring peserta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Peserta diseleksi dengan meninjau segi kepatuhan dalam perpajakan, kepabeanan, ketenagakerjaan, perbankan, pemeliharaan lingkungan, serta tanggung jawab sosial. Proses seleksi dilakukan Tim Evaluasi yang terdiri atas Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Otoritas Jasa Keuangan.

Proses penjurian penghargaan Primaniyarta dilakukan secara virtual. Selain dari pemerintah, tim juri juga termasuk pengamat ekonomi, praktisi bisnis, jurnalis, dan akademisi.

Pada proses tersebut, variabel yang dinilai oleh tim juri adalah kemampuan perusahaan dalam meningkatkan ekspor, diversifikasi produk dan pasar, strategi saat krisis, serta persaingan yang meningkat. Selain itu, terdapat persyaratan khusus yang menjadi nilai tambah, seperti kelengkapan perizinan, tren prositif ekspor minimal tiga tahun terakhir, nilai ekspor lebih besar dibanding nilai impor bahan baku, nilai ekspor lebih besar dari penjualan domestik.



Penulis: Sanya Dinda / HK
Sumber: BeritaSatu.com

#19 Eksportir #Raih Penghargaan Primaniyarta #Mendag

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Hindari Gempa Susulan, Ribuan Warga Yunani Tidur di Luar Rumah

Ditembak Peluru Tajam, 38 Demonstran Myanmar Tewas

PPnBM 21 Varian Mobil Didiskon, Komponen Lokal Xpander dan Livina Paling Besar

Lagi, MU Gagal Menang di London

Milan Terhindar dari Kekalahan Berkat Penalti Kessie pada Injury Time

Bursa AS Anjlok karena Saham Teknologi di Tengah Kenaikan Imbal Hasil

Bursa Eropa Bervariasi karena Imbal Hasil Obligasi dan Anggaran Inggris

Kemhub Siapkan Sejumlah Proyek Potensial Didanai LPI

Kejahatan Jalanan Naik-Turun, Polres Jakarta Selatan Tetap Waspada

Anies Ungkap 3 Prinsip Penanganan Covid-19 di Jakarta Selama Setahun

BERITA TERPOPULER