Festival Foodpreneur Bersinar Dorong Potensi Bisnis Kuliner Perempuan Indonesia

Jakarta, Beritasatu.com - Festival Foodpreneur Bersinar yang menjangkau hampir 25.000 pengusaha UMKM di sektor kuliner digelar untuk memberikan inspirasi dan mengoptimalkan potensi perempuan Indonesia untuk menjadi pengusaha kuliner yang handal dan berdaya.

Dalam program ini, para UMKM kuliner ini tidak hanya diberikan wadah untuk berjualan dan mempromosikan produknya, tetapi mereka juga dibekali serangkaian edukasi yang berguna dalam mengembangkan usaha kulinernya. Festival ini diselenggarakan atas kolaborasi Sunlight bersama dengan Tokopedia. 

“Sunlight, sebagai brand yang telah menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia sejak puluhan tahun lalu percaya bahwa perempuan menyimpan potensi yang luar biasa. Kami secara konsisten menjalankan purpose atau tujuan mulia dalam menginspirasi dan mendorong perempuan Indonesia untuk selalu bisa lebih dengan mendorong mereka mengembangkan potensi diri menjadi pengusaha kuliner,” ujar Anggya Kumala selaku Head of Dishwash Category Unilever Indonesia dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Bisnis Kuliner Vegetarian Kian Menggeliat

Anggya menjelaskan Sunlight berkomitmen untuk menjangkau 5 juta perempuan hingga tahun 2022 melalui kegiatan edukatif yang mendorong potensi mereka menjadi pengusaha kuliner. "Festival Foodpreneur Bersinar ini merupakan wujud nyata dari komitmen Sunlight serta merupakan kelanjutan dari serangkaian upaya pemberdayaan perempuan yang telah secara konsisten dilakukan Sunlight sejak lama,” lanjutnya.

Rangkaian program Festival Foodpreneur Bersinar berlangsung sejak bulan Juli 2021, dimana semua pelaku UMKM kuliner di Tokopedia diundang untuk mengikuti acara ini. Selanjutnya di bulan Agustus dilaksanakan rangkaian kelas edukasi dan pengembangan bisnis. Puncak acara ini adalah Festival Foodpreneur Bersinar yang berlangsung selama bulan September di Tokopedia Nyam.

Sebanyak 25.000 UMKM yang turut serta dalam festival ini akan dibekali serangkaian akses pengetahuan mengenai pengembangan bisnis kuliner mulai dari kelas food photography hingga tips dan trik berjualan makanan. Bekerjasama dengan Amartha, Sunlight juga akan meningkatkan kompetensi kewirausahaan para UMKM perempuan di bidang kuliner melalui pendampingan program digitalisasi.

Baca Juga: Pelaku Usaha Kuliner Sambut Antusias Penurunan Level PPKM

Selain itu, hampir 4.000 UMKM kuliner dalam Tokopedia Nyam akan dipromosikan secara khusus selama Festival Foodpreneur Bersinar berlangsung, sehingga diharapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mengenal dan menikmati produk kuliner mereka.

“Kolaborasi antara Tokopedia dengan Sunlight melalui program Festival Foodpreneur Bersinar sejalan dengan komitmen kami untuk mengakselerasi adopsi platform digital bagi sebanyak-banyaknya pegiat usaha, termasuk perempuan pegiat UMKM lokal dari industri kuliner, terutama di tengah pandemi. Tokopedia selalu percaya bahwa penjual yang memiliki kanal digital dinilai lebih tangguh menghadapi pandemi karena mereka terbukti berhasil mempertahankan kelangsungan bisnis dan memastikan lapangan pekerjaan tetap terjaga,” ujar Head of Category Development (FMCG) Tokopedia, Pranidhana Mahardhika.

Pranidhana juga berharap semakin banyak pihak yang memiliki semangat yang sama dalam membantu UMKM lokal untuk bangkit bersama dan terus berkontribusi memulihkan ekonomi Indonesia yang saat ini terdampak pandemi. 



Penulis: Iman Rahman Cahyadi / CAH
Sumber: BeritaSatu.com

#Festival Foodpreneur Bersinar #Sunlight #Bisnis Kuliner #Tokopedia

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Pemkot Tangerang Uji Coba Penerapan PeduliLindungi di Dua Pasar Tradisional

IHSG Cenderung Flat di Sekitar Garis Datar pada Awal Sesi

Pilih Tiongkok, 5 Pesepakbola Top Ini Rela Hengkang demi Uang

IHSG Rawan Koreksi, Pantau AGRO, SAME, FREN, dan ACES

Hapuskan Ketentuan Swab PCR Saat Naik Pesawat Menggema di Media Sosial

Piala Liga: Chelsea ke Perempat Final, Tuchel Lega

Fokus Pasar: Prospek CPO Curi Perhatian Investor

2035, Singapura Akan Impor 30% Energi dari Sumber Rendah Karbon

Harga PCR Sebaiknya di Bawah Rp 200.00 dan Diberlakukan di Semua Moda

Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

BERITA TERPOPULER