Hoax, Permen Yupi Terbuat dari Minyak Babi

Jakarta, Beritasatu.com - Penyebaran hoax seringkali meresahkan masyarakat. Di antara hoax tersebut, salah satunya mengenai halal-haram produk permen Yupi. Beredar video tentang permen Yupi yang diisukan terbuat dari minyak babi. Beruntung video miring tersebut hanyalah kabar bohong.

"Sama sekali tidak benar dan tidak ada dasar sama sekali. Karena seluruh produk Yupi semua diproduksi dengan proses di pabrik yang tentunya sudah bersertifikat halal,” kata Direktur Marketing & Sales PT Yupi Indo Jelly Gum Juliwati Husman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/1/2022).

Ia menambahkan, dalam memproduksi permen Yupi, pihaknya sudah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Kami menelusuri informasi ini melalui mesin pencari Google. Hasilnya, kami langsung mendapat konfirmasi dari situs Halalmui.org, yang merupakan situs resmi Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM MUI), terkait klaim mengenai kandungan bahan dalam permen Yupi ini," tuturnya.

Video yang tersebar tersebut merupakan hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Konten palsu terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 650 tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta.

Selain memiliki sertifikat Halal dari MUI produk Yupi juga telah berstandar internasional dan memiliki standar keamanan pangan ISO 22000.



Penulis: Lona Olavia / FMB
Sumber: Investor Daily

#Yupi #Babi #Hoax #Yupi Indo Jelly Gum #Halal

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Guardiola Ingin Manchester City Fokus Lawan Aston Villa

Cristiano Ronaldo Terancam Absen Lawan Crystal Palace

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 21 Mei 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 21 Mei 2022

Kominfo Dorong Generasi Muda Kembangkan UMKM Melalui Platform Digital

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 21 Mei 2022

Ali Ghufron: Achmad Yurianto Berkontribusi Besar pada JKN

Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 21 Mei 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 21 Mei 2022

Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 21 Mei 2022

BERITA TERPOPULER