Cari Aktor Utama Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Dalami Peran Orang Dekat Tersangka

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Kejaksaan Agung masih terus menelisik para pihak yang diduga mendapat keuntungan hasil korupsi dari pengelolaan dana PT Asabri, khususnya mereka punya hubungan dengan para tersangka. Hingga saat ini mereka terus bekerja dan memeriksa sejumlah saksi untuk menemukan aktor intelektual dari mega skandal korupsi Asabri.

Hal itu diungkapkan Direktur Penyidikan Kejagung Supardi dalam keterangannya kepada media, Jumat (10/9/2021).

"Saat ini kita masih bekerja dan kita masih menunggu progres penyidikan berikutnya. Punya hubungan dengan pihak siapapun yang penting ada alat bukti yang mendukungnya, kita dalami," ungkap Supardi.

Baca Juga: Eks Dirut Asabri Dkk Didakwa Rugikan Negara Rp 22,7 Triliun

Supardi memastikan Kejagung bekerja profesional dan transparan dalam mengusut kasus Asabri. Dia menegaskan akan menyeret pihak manapun yang diduga terlibat dalam kasus yang rugikan negara hingga Rp 22,7 triliun.

"Sejauh ini tim penyidik telah menyeret semua pihak yang ikut serta dalam korupsi yang terjadi di PT Asabri dan ini sudah dibuktikan dengan penetapan tersangka baru, yakni Teddy Tjokrosaputro yang merupakan Presiden Direktur PT Rimo International Lestari, partner sekaligus sebagai adik kandung dari tersangka Benny Tjokrosaputro sebagai pemegang saham RIMO. Namun demikian kita akan terus melakukan penyidikan untuk bisa menemukan siapa yang ada di balik korupsi ini," tambahnya.

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Fickar Hajar menyatakan Kejagung perlu melakukan pendalaman kepada semua pihak yang diduga menikmati dan terlibat dalam korupsi di PT Asabri. Ini agar bisa menemukan siapa aktor intelektual dibalik mega korupsi ini.

Baca Juga: Pakar Hukum Dorong Kejagung Seret Pihak Lain Terlibat Kasus Asabri

"Namun yang jelas proses hukum dalam kasus korupsi harus tetap menerapkan prinsip keadilan. Semua pihak yang terlibat apalagi nyata terlihat harus diproses hukum. Hal ini penting demi bangkitnya kepercayaan terhadap pasar modal dan supremasi hukum," tandasnya.



Penulis: Chairul Fikri / CAH
Sumber: BeritaSatu.com

#Kasus Asabri #Kejagung #Asabri

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Adhi Karya Terima Financial Close Rp 420 Miliar untuk Preservasi Jalintim Riau

Ekonomi Jakarta Mulai Pulih, Anak Buah Anies Usulkan Rancangan APBD 2022 Senilai Rp 80,15 Triliun

KPK Patahkan Klaim Azis Syamsuddin Pinjami Uang Stepanus Robin untuk Pengobatan Covid-19

Priscilla Hertati Jagokan Stamp Fairtex Menangkan Grand Prix

Musim Penghujan Kabupaten Bogor Keadaan Awas Bencana

Kembali Digugat PKPU, Ini Tanggapan Garuda Indonesia

Tabrakan Maut Antarbus, Wagub Riza Sebut Tidak Mudah Jadi Sopir Transjakarta

Asproksi Bekasi Diharapkan Berkontribusi Tingkatkan Standar Produk Kesehatan

Sejalan Mata Uang Asia, Awal Perdagangan Rupiah Melemah 20 Poin

Cerita Bima Arya Minta Tips Bangun Kota Bahagia ke Dubes Finlandia

BERITA TERPOPULER