WHO Mulai Selidiki Karakteristik Turunan Varian Omicron, BA.2

Jenewa, Beritasatu.com – Para pejabat di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai menyelidiki karakteristik dari versi baru varian Omicron BA.2 untuk menentukan apakah itu menimbulkan tantangan baru bagi negara-negara yang lelah pandemi. Diketahui subvarian yang sangat menular tersebut menyebar di bagian Asia dan Eropa.

Dikenal sebagai BA. 2, virus versi baru ini adalah turunan dari varian omicron yang bertanggung jawab atas lonjakan besar kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan di tempat lain di seluruh dunia. Ahli virologi mengacu pada varian Omicron asli sebagai BA. 1.

"BA. 2 garis keturunan, yang berbeda dengan BA. 1 di beberapa mutasi, termasuk protein lonjakan, meningkat di banyak negara,” tulis WHO di situsnya.

Baca Juga: Kini Muncul Subvarian BA.2 yang Dijuluki “Siluman Omicron”

“Penyelidikan karakteristik BA. 2, termasuk sifat lolos kekebalan dan virulensi, harus diprioritaskan secara independen (dan secara komparatif) dengan BA. 1.”

Virus bermutasi terus-menerus, sebagian besar dengan cara yang tidak berbahaya. Tidak ada bukti saat ini bahwa BA. 2 lebih ganas, namun menyebar lebih cepat daripada BA. 1.

“Varian telah datang, varian telah hilang,” kata Robert Garry, ahli virus di Fakultas Kedokteran Universitas Tulane. “Saya tidak berpikir ada alasan untuk berpikir yang ini jauh lebih buruk daripada versi Omicron saat ini.”



Penulis: Surya Lesmana / LES
Sumber: Washington Post

#Varian Baru Covid-19 #Omicron #Subvarian Omicron #BA.2 #WHO

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Menpora: Prestasi di SEA Games, Bukti DBON di Jalur Tepat

Pemkab Bogor Telusuri Asal Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi

Menhub: Jalur KA Solo Balapan-Palur Beroperasi Juli 2022

Saran Guru Besar Unpad soal Polemik Penjabat Kepala Daerah

Biotek Farmasi Hadirkan Keunggulan Bioteknologi Originator

Kerja Sama IPEF Diluncurkan, Ini Harapan Pelaku Usaha

2 Warga Jepang Meninggal Selama Lockdown di Shanghai

Kebijakan People First Jadi Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

Warga Jakarta dan Relawan Deklarasi Dukungan untuk Ganjar

Panitia: Biaya Penyelenggaraan Formula E Jakarta Rp 130 M

BERITA TERPOPULER