Antrean Pasien Covid-19 hingga Dini Hari, Wisma Atlet Sementara Tak Terima Pasien

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Humas dan Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet Letnan Kolonel Laut M Arifin mengatakan RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta tidak menerima pasien Covid-19 untuk sementara dari pagi hingga siang hari ini, Selasa (15/6/2021). Langkah ini diambil setelah adanya antrean panjang pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet dari semalam hingga dini.

"Hari ini saya kendalikan dulu, mau persiapan atur bed-nya dulu, nanti siang baru boleh pada ngirim," ujar Arifin saat dihubungi, Selasa (16/6/2021).

Arifin membenarkan, video yang beredar bahwa ada antrean yang panjang dari pasien Covid-19 untuk pendataan dan diagnosis sebelum mendapatkan kamar perawatan di Wisma Atlet. Menurut dia, video tersebut bisa juga menjadi peringatan kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak terpapar Covid-19.

"Karena enggak muat tempatnya lesehan, kalau hari biasa, landai, kursinya cukup. Tetapi ini karena over. Biar masyarakat tahu, tidak enak antre itu, karena baru dini hari dapat kamarnya," tandas dia.

Arifin mengatakan, kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Wisma Atlet sudah menuju lampu merah atau penuh. Karena itu, pihaknya akan mengatur tempat tidur sehingga bisa menampung pasien Covid-19 yang datang ke Wisma Atlet.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Membeludak, Tunggu Pendataan Hingga Dini Hari

"Untuk ketersediaan (kamar isolasi) sudah lampu kuning menjelang merah," pungkas dia.

Hingga hari Minggu, 13 Juni 2021, total kapasitas tempat tidur di RSD Wisma Atlet adalah 5.994 dan hari ini pasien Covid-19 di sana sudah mencapai 5.453 orang. Hal ini berarti tersisa 541 tempat tidur. Jika tidak ada penambahan jumlah ini akan penuh dalam waktu satu atau dua hari ke depan. Hal ini tentu menjadi lampu merah bagi tempat perawatan pasien Covid-19.

Sebelumnya, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas RSD Wisma Atlet dari jumlah saat ini. Ganip mengatakan kapasitas tempat tidur per kamar di RSD Wisma Atlet akan ditambahkan menjadi 3 yang semula hanya 2 tempat tidur.

"Sehingga penambahan kapasitas ini bisa menambah 2.000 tempat tidur di RSDC Wisma Atlet," ujar Ganip saat memberikan keterangan pers Kesiapan Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran yang disiarkan secara langsung di Kanal Youtube BNPB pada Minggu (13/6/2021).

Dengan demikian, lanjut Ganip Warsito, kapasitas RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat meningkat dari kondisi sekarang, dari 5.944 menjadi 9.566 tempat tidur.



Penulis: Yustinus Paat / LES
Sumber: BeritaSatu.com

#Kasus Covid-19 Meningkat #DKI Jakarta #Wisma Atlet #Pasien Covid-19 #Covid-19

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

HUT RI, Indodax Merdekakan Biaya Trading dan Withdraw

Untuk Penguat, Kamboja Akan Kombinasikan Vaksin Covid-19

Panglima TNI Beri Pengarahan Aplikasi Tracer Covid-19 di Madiun

Tabrakan Beruntun di Lap Pertama Paksa GP Hungaria Dihentikan Sementara

Pulang dari RS Covid-19, Bupati Seram Bagian Barat Meninggal Dunia

Kakek di Makassar Kayuh Sepeda 15 KM untuk Divaksin, Ivan Gunawan Beri Sepeda Motor

Rombongan Kedua Atlet Olimpiade Tokyo Tiba di Tanah Air, Menpora Beri Apresiasi

Banten West Java Kerja Sama dengan IMI Tingkatkan Sport Tourism

Anteraja Gelar Vaksinasi Covid untuk Karyawan dan Masyarakat

Ini Cara Blokir SMS dan Penipuan Pinjaman yang Mengganggu

BERITA TERPOPULER