Korban Mafia Tanah 45 Hektare Berharap Hakim Tolak Pembelaan Dua Tersangka

Tangerang, Beritasatu.com - Warga Kelurahan Pinang dan Cipete yang menjadi korban pemalsuan dan penyerobotan tanah oleh kedua tersangka mafia tanah, DM (48) dan MCP (61) berharap hakim majelis PN Tangerang menolak pembelaan keduanya. Sebelumnya kedua tersangka membacakan nota pembelaan dalam sidang yang digelar Senin (14/6/2021).

Keduanya diduga melakukan tindak pidana pemalsuan sertifikat tanah dan penyerobotan seluas 45 hektare yang berada Kelurahan Kunciran Jaya dan Cipete Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 

"Ya kemarin memang kita dengar kedua (tersangka) membacakan nota pembelaan terkait tuduhan mereka sebagai mafia tanah seluas 45 hektare yang disangkakan kepada mereka. Rencananya pekan depan akan ada jawaban dari tim jaksa penuntut umum terkait pembelaan itu. Kami berharap majelis hakim menolak pembelaan mereka dan melanjutkan persidangan," ungkap Tata, salah seorang warga yang menjadi korban.

Baca Juga: PN Tangerang Belum Cabut Perintah Eksekusi Tanah 45 Hektare di Tangerang

Sementara korban lainnya bernama Marcel meminta hakim bertindak tegas terhadap aksi mafia tanah yang bisa merugikan masyarakat.

"Jelas harus ditolak karena ini tidak bisa dibiarkan. Mafia tanah harus diberantas habis sesuai dengan perintah presiden karena mereka tega menyengsarakan masyarakat kecil seperti kita. Kami juga berharap kedepan para pejabat di BPN yang membantu mereka juga diadili," tandasnya.

Lebih lanjut warga juga berharap keputusan Pengadilan Negeri terkait dengan eksekusi lahan seluas 45 hektare itu bisa dicabut agar dikemudian hari tidak kembali dijadikan dasar untuk melakukan penggusuran terhadap lahan mereka.

Baca Juga: Polisi Minta PN Tangerang Tunda Eksekusi Lahan

"Kita juga masih berharap Kepala Pengadilan Negeri Kota Tangerang untuk mencabut surat keputusan eksekusi yang dikeluarkannya lantaran kasus itu merupakan kasus palsu. Pastinya warga di Pinang dan Cipete akan mengawal sampai keputusan tersebut dicabut agar warga yang memiliki tanah bisa tenang," tandasnya.



Penulis: Chairul Fikri / CAH
Sumber: BeritaSatu.com

#Mafia Tanah #PN Tangerang

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Kakek di Makassar Kayuh Sepeda 15 KM untuk Divaksin, Ivan Gunawan Beri Sepeda Motor

Rombongan Kedua Atlet Olimpiade Tokyo Tiba di Tanah Air, Menpora Beri Apresiasi

Banten West Java Kerja Sama dengan IMI Tingkatkan Sport Tourism

Anteraja Gelar Vaksinasi Covid untuk Karyawan dan Masyarakat

Ini Cara Blokir SMS dan Penipuan Pinjaman yang Mengganggu

BIN Pilih Vaksinasi Covid-19 di “Zona Hitam”

Houthi Tolak Gencatan Senjata, Kekerasan di Yaman Meningkat

Imbas Kebijakan Tiongkok, Pasar Modal Domestik Diprediksi Positif

Anies: Seluruh Kegiatan di Jakarta Normal Kembali Setelah Semua Divaksin

Cetak Sejarah, Pusarla Sindhu Raih Perunggu Tunggal Putri Olimpiade Tokyo

BERITA TERPOPULER