PSI: Formula E Tidak Ada Sangkut Paut dengan Presiden Jokowi

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, meminta nama Presiden Joko Widodo tidak dibawa-bawa terkait gelaran Formula E. Menurut Anggara, Formula E adalah gelaran yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

“Perencanaan dan pembiayaan Formula E seluruhnya bersumber dari APBD, jadi tak perlu bawa-bawa nama presiden kecuali memang ada perizinan yang menjadi wewenang pemerintah pusat,” kata Anggara dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).

Anggara justru curiga mengapa nama Presiden Jokowi tiba-tiba dibawa ajang Formula E diduga bermasalah karena ada pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Persiapan Tersisa 7 Bulan, Jakpro Siap Gelar Formula E

“Sejak 2019 Formula E direncanakan Pak Gubernur percaya diri saja memakai uang APBD untuk bayar commitment fee. Sekarang saat ada dugaan pelanggaran tiba-tiba nama presiden harus dibawa. Enggak ada sangkut pautnya,” tandas Anggara.

Anggara menegaskan bahwa pengawalan uang APBD dalam penyelenggaraan Formula E termasuk mengawal pemeriksaan oleh KPK, akan terus dilakukan DPRD. “Ini tidak akan menghentikan kami untuk menuntut pertanggungjawaban pemakaian uang APBD,” pungkas Anggara.

Sebelumnya, Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations (FEO) Alberto Longo mengatakan sirkuit Formula E akan diputuskan oleh Presiden Joko Widodo. FEO, kata Alberto, akan melakukan kajian dan studi terhadap 5 lokasi alternatif yang sudah disiapkan sebelum diputuskan oleh Jokowi.

Baca Juga: Bisakah Formula E Jakarta Digelar Lagi Setelah 2024?

"Kami akan mengajukan proposal (soal sirkuit Formula E) ke Presiden Indonesia, beliau lah yang akan mengambil keputusan," ujar Alberto saat konferensi pers bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Kantor Blackstone, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) malam.

Ke-5 lokasi alternatif untuk sirkuit Formula E adalah Pantai Indah Kapuk (PIK), daerah sekitar Jakarta International Stadium (JIS), Jalan Sudirman, Jakarta Internasional Expo Kemayoran dan Kawasan Ancol. Menurut Alberto, sirkuit balap mobil listrik ini akan ditentukan paling lambat sebelum Natal, 25 Desember 2021 mendatang.

"Sebelum Natal (sirkuitnya) sudah diumumkan," tutur Alberto.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo bahwa lokasi Formula E akan diputuskan oleh Presiden Jokowi. FEO, kata dia, akan melakukan kajian plus minus di 5 lokasi alternatif yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara Formula E Jakarta.

"Presiden Jokowi akan memilih. Alberto bakal buat studi plus minus jalur-jalur tersebut," pungkas Bambang



Penulis: Yustinus Paat / EHD
Sumber: BeritaSatu.com

#Partai Solidaritas Indonesia #PSI #Formula E #Presiden Jokowi #APBD DKI

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia

Prima Protect Plus Bagikan Paket Sanitasi untuk Mitra Grab

Brasil Sudah Vaksinasi Covid 90% Populasi

Pemberdayaan Masyarakat, PT TCM Gandeng ISSF

Bus Terbakar di Tol Semarang-Solo

Pemerintah Siapkan Bonus untuk Tim Piala Thomas 

Iran Nyatakan Tuntutan Kesepakatan Nuklir

Kongres JKPI Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan

Airlangga Apresiasi Polri Dukung Kebijakan Pemerintah

Usut Pelanggaran HAM di Piniai, Kejagung Harus Transparan

BERITA TERPOPULER