Polri Tersangkakan 6 Laskar FPI yang Tewas di KM 50

 

 

Jakarta, Beritasatu.com— Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan enam anggota laskar FPI yang tewas tertembak di tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat, sebagai tersangka.

Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi ketika dikonfirmasi, Rabu (3/3/2021) malam, mengatakan, enam pengawal Rizieq Syihab itu dijadikan tersangka karena melakukan penyerangan kepada anggota Polri. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

"Kalau yang Pasal 170 KUHP itu memang sudah kami tetapkan tersangka (enam anggota laskar FPI)," kata Andi.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM dan mereka menerima penyerahan barang bukti.

Baca Juga: Kasus Laskar FPI, Kabareskrim Diminta Jalankan Rekomendasi Komnas HAM

 

Selain itu, tim Bareskrim juga sudah melakukan koordinasi dan gelar perkara dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait rekomendasi Komnas HAM.

Setelah melakukan penetapan tersangka, mereka segera melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan.

"Penyidik akan segera melimpahkan berkas perkara Pasal 170 KUHP dengan tersangka enam laskar FPI," tambah Andi.

Seperti diberitakan bentrokan antara FPI-Polri yang berujung tewasnya enam laskar pengawal Rizieq menjadi sorotan.

Komnas HAM juga telah mengeluarkan surat rekomendasi adanya dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terkait kematian laskar FPI tersebut. Polisi yang bertugas diduga melakukan unlawful killing.

Baca Juga: Komnas HAM Ungkap Kronologi Penembakan Laskar FPI

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah meminta jajarannya mempercepat lanjutan temuan Komnas HAM terkait kasus penembakan enam laskar itu.

Kelak kasus ini akan dihentikan. Sebab penuntutan hukuman itu harus ditujukan kepada diri pribadi orang. Jika orang yang dituduh melakukan peristiwa pidana itu meninggal dunia, maka tuntutan atas peristiwa itu habis begitu saja, artinya tidak dapat tuntutan itu lalu diarahkan kepada ahli warisnya.



Penulis: Tim Beritasatu.com / WM
Sumber: BeritaSatu.com

#Rizieq Syihab #FPI #Bareskrim #Andi Rian Djajadi

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Pasang Target Rp 320 T, Kemperin Pacu Investasi Sektor Elektronik

LSI: 25,4% PNS Anggap Korupsi di Indonesia Menurun

Waskita Rombak Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi

AS dan Tiongkok Setuju Atasi Segera Krisis Iklim

Umat Islam di Beijing Rayakan Ramadan dengan Bakti Sosial

PDIP Minta Pemerintah Revisi PP 57/2021

Coba Kabur, Kapal Ikan Ilegal Malaysia Ditangkap KKP

52,7% Warga Sasaran di Bogor Telah Divaksinasi Covid-19

Castro Mengundurkan Diri sebagai Ketua Partai Komunis

MUI Desak Polisi Tindak Youtuber Joseph Paul Zhang karena Penistaan Agama

BERITA TERPOPULER