Penganiaya Perawat RS Siloam Dijerat Pasal Tambahan

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri mengatakan pihaknya menerapkan satu lagi jerat pasal tambahan kepada pelaku penganiayaan perawat RS Siloams Sriwijaya Palembang.

Pasalnya, terungkap bahwa Jason Tjakrawinata (38), penganiaya yang kini menjadi tersangka, tak hanya tega menganiaya perawat, tapi dia juga membanting dan merusak HP milik korban yang lain yang saat itu tengan merekam aksi emosional pelaku.

Insiden penganiayaan tersebut menjadi perhatian khalayak karena video rekamannya viral di media sosial. Dalam tayangan video tersebut jelas terlihat bagaimana Christina Ramauli Simatupang (28),  perawat RS Siloam Palembang yang menjadi korban terjatuh dan dijambak oleh pelaku.  

“Kita tambahkan Pasal 406 KUHP Ayat (1) tentang pengerusakan selain pasal penganiayaan sesuai Pasal 351 Ayat (1) KUHP,” kata Eko saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (18/4/2021).

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Ditahan

Pasal 406 KUHP Ayat (1) berbunyi, barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan, merusakkan, membikin tak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Sedangkan Pasal 351 KUHP Ayat (1) berbunyi, penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Seperti diberitakan, Christina Ramauli Simatupang (28) adalah perawat RS Siloam Palembang. Sedangkan Jason adalah ayah dari seorang anak yang menjadi pasien di RS tersebut.

Baca Juga: Penganiaya Perawat RS Siloam Terancam Hukuman Maksimal 2 Tahun 8 Bulan

Jason emosi karena bekas infus di tangan anaknya yang masih berusia dua tahun keluar darah karena plesternya terlepas pada Jumat (16/4/2021).

Jason  lalu menyuruh Christina datang ke tempat kejadian perkara, yakni kamar 6026 di mana anaknya dirawat. Di sini Christina dipukul mukanya, dijambak, dan ditendang pelaku.


Proses penganiayaan yang terekem video.

Kini Jason telah ditahan dan harus mempertangungjawabkan tindakan kasar dan emosionalnya.

Siloam Hospitals sendiri menyatakan berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal kepada pasien dan untuk itu berupaya keras untuk menciptakan dan menjaga lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan agar dapat bekerja secara optimal dalam pelayanan kepada pasien.



Penulis: Farouk Arnaz / DAS
Sumber: BeritaSatu.com

#RS Siloam Palembang #Penganiayaan Perawat RS Siloam #Penganiayaan Perawat di Palembang #Jason Tjakrawinata #Penganiaya Perawat #Penganiayaan Perawat

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Sundulan Kiper Alisson Jaga Asa Liverpool Lolos ke Liga Champions

Lusa, MKD DPR Gelar Pleno Bahas Azis Syamsuddin

Tahanan BNN Sumut Kabur Setelah Siram Petugas dengan Air Cabai

Pengganti Zidane, Nama Raul dan Joachim Low Masuk Daftar

Puncak Pergerakan Pengguna KRL Masa Libur Lebaran pada Siang Hari

Enam Desa di Aceh Tenggara Diterjang Banjir Bandang

Lima Gol di Selhurst Park, Palace Tumbangkan Villa

Menengok Penampilan Masa Muda Crazy Rich asal Malang

Babak I, West Bromwich vs Liverpool Bermain Imbang

Banjir di Nagan Raya, Ratusan Rumah di 6 Desa Masih Terendam

BERITA TERPOPULER