Ombudsman Temukan Penerapan Protokol Kesehatan Minim di Ruang Publik

Padang, Beritasatu.com - Hasil pemantauan Ombudsman perwakilan Sumatera Barat di tujuh kabupaten dan kota di Sumbar masih sedikit dijumpai pelaksanaan protokol kesehatan, terutama di ruang publik saat libur Lebaran.

"Dari pemantauan tujuh kabupaten dan kota ditemukan hanya 11 persen protokol kesehatan yang diterapkan di ruang publik, 22 persen tidak selalu diterapkan, dan sisanya 67 persen sama sekali tidak diterapkan di jalan, pasar, taman, tempat bermain, tempat makan dan lainnya," kata Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar Yefri Heriani di Padang, Minggu (16/5/2021).

Ia menyampaikan pengamatan dilakukan di Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Solok Selatan, dan Pasaman Barat.

Pantauan cepat menggunakan metode observasi dan pengamatan langsung pada 12-14 Mei 2021.

Baca Juga: Pengelola Tempat Wisata Diminta Perkuat Protokol Kesehatan

Tidak hanya menemukan masih minimnya pelaksanaan protokol kesehatan pihaknya menemukan beberapa masjid dalam pelaksanaan Idulfitri belum menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti penyediaan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer.

"Lalu tidak dilakukannya pengukuran suhu dengan thermogun , pengaturan jarak antar jamaah yang sulit dilakukan oleh pengurus dikarenakan banyaknya jumlah jamaah," kata dia.

Ombudsman juga menemukan kendaraan wisata (odong-odong) yang diisi dengan kapasitas penuh tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa objek wisata berskala kecil di zona merah dan oranye masih dibuka dengan pengunjung yang berasal dari masyarakat sekitar, namun tidak untuk warga luar.

Baca Juga: Ancol Dapat Teguran Keras dari Anies terkait Protokol Kesehatan

Dari pemantauan tujuh kabupaten kota tersebut ditemukan 85 persen pelaksanaan shalat Idul Fitri dilakukan di masjid, 14 persen dilakukan di lapangan terbuka, dan 1 persen dilakukan di rumah masing-masing.

Dari pemantauan juga ditemukan untuk perjalanan lintas kabupaten.kota, tidak satupun yang memiliki petugas untuk melakukan pengecekan terhadap penumpang. 

"Artinya, tidak ada pengecekan yang dilakukan petugas terhadap kapasitas jumlah penumpang kendaraan untuk perjalanan lintas kabupaten/kota," kata dia.



Penulis:  / EHD
Sumber: ANTARA

#Ombudsman Sumbar #Penerapan Protokol Kesehatan #Ruang Publik #Yefri Heriani

BAGIKAN

BERITA TERKINI

Mancini Yakin Italia Bakal Kian Bersinar

Bunuh Diri Hummels Antar Prancis Tundukkan Jerman

Portugal Menang, Ronaldo Buat 4 Rekor

Ronaldo Dua Gol, Portugal Bungkam Hungaria 3-0

Menit 87 Ronaldo Perbesar Keunggulan Portugal

Menit 83, Raphael Guerreiro Bawa Portugal Unggul

Video Viral Pecah Kaca Truk Ternyata Keributan Antar Sopir

Setelah 17 Tahun, Perang Dagang AS- Uni Eropa Mereda

Bank Dunia dan Uni Afrika Distribusikan Vaksin Covid-19

Korban Mafia Tanah 45 Hektare Berharap Hakim Tolak Pembelaan Dua Tersangka

BERITA TERPOPULER