Penyerangan KKB di Kiwirok, Kemkes Ungkap 8 Nakes Lolos dari Maut

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam penyerangan yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, saat itu ada 10 tenaga kesehatan (nakes) yang ikut terdampak. Namun, delapan dari 10 nakes tersebut berhasil mengamankan diri ke pos TNI. Sementara dua nakes lainnya sempat ditahan oleh KKB, namun satu di antaranya yakni Gabriella Meilani (22 tahun) tewas karena terjatuh ke dalam jurang dan seorang lainnya berhasil diselamatkan aparat TNI-Polri.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemkes) Widyawati menyampaikan pihaknya menerima informasi tentang hal ini dari Polda Papua, terkait dengan tindakan kekerasan oleh KKB yang dialami tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang.

Dijelaskan, Dari 10 tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 8 orang sudah mengamankan diri di pos TNI. "Setelah dilakukan pencarian oleh TNI-Polri, satu orang dari dua nakes tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan hidup, dan satu lagi dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini jenazahnya masih menunggu proses evakuasi," kata Widyawati, Kamis (16/9/2021).

"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam  atas meninggalnya saudari Gabriella Meilani yang gugur dalam melaksanakan tugas,” ucap Widyawati.

Baca Juga: Kementerian Kesehatan Berduka, Nakes Gabriella Tewas di Tangan KKB di Kiwirok, Papua

Peristiwa penyerangan itu sendiri terjadi 13 September 2021 lalu. Adapun kedua nakes yang sempat ditahan KKB tersebut adalah Gabriella Meilani (22 tahun) dan Krstina Sampe. Namun Kristina Sampe berhasil diselamatkan aparat TNI-Polri, sedangkan Gabriella yang jatuh ke dalam jurang, tidak berhasil ditolong. Proses evakuasi jenazah Gabriella dilanjutkan hari ini, karena pada Kamis kemarin tak bisa dilakukan akibat terkendala cuaca.

Widyawati mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas tindakan cepat dari pihak TNI-Polri. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan TNI-Polri dalam menemukan kedua korban dan berharap pihak TNI-Polri dapat menindak tegas para KKB," katanya.

Widyawati juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi tersebut, sehingga merengut nyawa Gabriela Meilan sebagai tenaga kesehatan di wilayah tersebut.

"Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga keselamatan mereka menjadi hal yang utama. Terlebih lagi Indonesia masih berperang melawan pandemi Covid-19 dimana peran tenaga kesehatan sangat krusial," ucapnya.

Selanjutnya, Widyawati akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan informasi perkembangan dari kasus tersebut.



Penulis: Maria Fatima Bona / JEM
Sumber: BeritaSatu.com

#Nakes #Nakes Gabriella #Gabriella #KKB #Papua #Kemkes

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Digitalisasi Akselerasi Pemulihan UMKM

DKI Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Adhi Karya Terima Financial Close Rp 420 Miliar untuk Preservasi Jalintim Riau

Ekonomi Jakarta Mulai Pulih, Anak Buah Anies Usulkan Rancangan APBD 2022 Senilai Rp 80,15 Triliun

KPK Patahkan Klaim Azis Syamsuddin Pinjami Uang Stepanus Robin untuk Pengobatan Covid-19

Priscilla Hertati Jagokan Stamp Fairtex Menangkan Grand Prix

Musim Penghujan Kabupaten Bogor Keadaan Awas Bencana

Kembali Digugat PKPU, Ini Tanggapan Garuda Indonesia

Tabrakan Maut Antarbus, Wagub Riza Sebut Tidak Mudah Jadi Sopir Transjakarta

Asproksi Bekasi Diharapkan Berkontribusi Tingkatkan Standar Produk Kesehatan

BERITA TERPOPULER