Buru 2 Pelaku Kasus Pedagang Dianiaya Malah Jadi Tersangka, 1 Polisi Meninggal

Jakarta, Beritasatu.com - Satu anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan ketika memburu dua pelaku kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan bernama Liti Wari Iman Gea alias LG (37), yang berprofesi sebagai pedagang, di Pasar Gambir, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Polri berduka, di mana personel operasional Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut yang sedang bertugas melaksanakan penyelidikan terhadap keberadaaan dua tersangka pelaku penganiayaan saudari LG, di dalam melaksanakan tugasnya tim tersebut mengalami kecelakaan (mobil),” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Pascadicopot, Mantan Kapolsek Percut Sei Tuan Diperiksa Propam Polda Sumut

Pada saat kecelakaan, tim yang berada dalam satu mobil berjumlah empat orang. Satu anggota mengalami luka berat dengan kondisi kritis, dan tiga lainnya luka ringan.

“Tim bertugas sejak jam 10 malam dan sampai dini hari masih bertugas. Namun, tertimpa kecelakaan yang mana tadi pagi salah satu anggota (kritis) meninggal dunia,” kata Ramadhan.

Diketahui, polisi masih memburu dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan LG, di Pasar Gambir, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara. Keduanya berinisial DD dan FR. Sementara, pelaku BS sudah ditangkap dan dilakukan penahanan di Polrestabes Medan.

Baca Juga: IPW: Pencopotan Kapolsek Percut Sei Tuan Sudah Tepat

LG merupakan seorang pedagang yang dianiaya sekelompok orang, di Pasar Gambir, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kasus ini kemudian menjadi sorotan lantaran LG selaku korban ternyata juga ditetapkan sebagai tersangka. Hal itu terjadi karena pascakejadian kedua belah pihak saling membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan, dan kemudian keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan informasi, kasus penganiayaan itu bermula karena LG menolak memberikan uang keamanan sebesar Rp 500.000 yang diminta para pelaku. Aksi premanisme dan kekerasan itu pun terekam kamera, kemudian videonya viral di media sosial.



Penulis: Bayu Marhaenjati / CAR
Sumber: BeritaSatu.com

#Kasus Pedagang Jadi Tersangka #Polisi #Liti Wari Iman Gea #Percut Sei Tuan #Polsek Percut Sei Tuan #Aksi Premanisme #Preman Aniaya Pedagang #Polda Sumatera Utara #Pedagang Jadi Tersangka #Pedagang Dianiaya Jadi Tersangka

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

IHSG Cenderung Flat di Sekitar Garis Datar pada Awal Sesi

Pilih Tiongkok, 5 Pesepakbola Top Ini Rela Hengkang Demi Uang

IHSG Rawan Koreksi, Pantau AGRO, SAME, FREN, dan ACES

Hapuskan Ketentuan Swab PCR Saat Naik Pesawat Menggema di Media Sosial

Piala Liga: Chelsea ke Perempat Final, Tuchel Lega

Fokus Pasar: Prospek CPO Curi Perhatian Investor

2035, Singapura Akan Impor 30% Energi dari Sumber Rendah Karbon

Harga PCR Sebaiknya di Bawah Rp 200.00 dan Diberlakukan di Semua Moda

Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

Pertumbuhan Penjualan Lahan Industri LPCK Dongkrak Kinerja LPKR

BERITA TERPOPULER