KPK Selidiki Proyek Toilet Sekolah Senilai Rp 96,8 Miliar di Bekasi

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait proyek pembangunan toilet di sejumlah sekolah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang menelan anggaran Rp 96,8 miliar. KPK telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek toilet sekolah mewah tersebut.

"Sejauh ini masih penyelidikan. Kita mengundang para pihak yang diduga mengetahui itu untuk dimintai keterangan, diklarifikasi, jadi belum yang pro justicia ya," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: KPK Tindaklanjuti Laporan Proyek Toilet Sekolah Rp 96,8 Miliar di Bekasi

Alex, sapaan Alexander Marwata mengakui, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat perihal dugaan korupsi tersebut. KPK, kata Alex, telah menerbitkan surat penyelidikan untuk melakukan verifikasi serta klarifikasi terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui dugaan rasuah tersebut.

"Jadi, belum ada upaya paksa yang kami lakukan," jelas Alex.

Hingga saat ini, katanya, KPK belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara tersebut. Dikatakan Alex, peningkatan ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka dilakukan usai gelar perkara yang melibatkan tim penyelidik, penyidik, hingga penuntutan.

"Baru nanti dipresentasi ke pimpinan untuk memaparkan temuan-temuan apa yang bisa menjadi dasar untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka," kata Alex.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Anggaran Toilet Sekolah

Diketahui, proyek pembangunan toilet atau water closet (WC) di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah tingkat pertama (SMP) di Kabupaten Bekasi sempat ramai dibicarakan di media sosial. Hal ini lantaran proyek tersebut menelan anggaran Rp 96,8 miliar untuk 488 toilet yang dibangun, atau sekitar Rp 196 juta untuk proyek satu toilet.

Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Bekasi Benny Sugiarto Prawiro, mengeklaim biaya Rp 196 juta per satu toilet itu sudah termasuk pajak dan keuntungan bagi kontraktor. Selain itu, kata Benny, toilet itu akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang sebagai persiapan untuk gelaran sekolah tatap muka di tengah adaptasi kebiasaan baru menghadapi pandemi Covid-19.



Penulis: Fana F Suparman / FFS
Sumber: BeritaSatu.com

#KPK #Komisi Pemberantasan Korupsi #Wakil Ketua KPK #Alexander Marwata #Korupsi #Toilet Sekolah #Toilet Sekolah Mewah #Toilet Sekolah Bekasi #Toilet Sekolah Mewah di Bekasi #Sekolah Bekasi #KPK Selidiki Toilet Mewah #Kabupaten Bekasi

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Taliban Terbitkan Dekrit Perlindungan Hak Perempuan

Kapolri: Pertahankan Capaian Positif Penanganan Covid-19

Wapres Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat

Meski Diadang Pandemi, Exquise Patisserie Tambah Gerai Baru

ERT Putra Perkasa Abadi Juara Umum IFRC 2021

PB ISSI Kirim Atlet Berlatih ke Swiss

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia

Mine Perfumery Kembali Berinovasi Abadikan Momen 2021

Prima Protect Plus Bagikan Paket Sanitasi untuk Mitra Grab

Brasil Sudah Vaksinasi Covid 90% Populasi

BERITA TERPOPULER