Royalti Litbang Kementan di 2021 Capai Rp 4,6 Miliar

Bogor, Beritasatu.com- Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) berhasil menghasilkan royalti sebesar Rp 4,6 miliar untuk penggunaan inovasi dan teknologi pertanian unggul seperti benih dan alat mesin pertanian (alsintan).

Baca Juga: Mentan Dorong Pertanian Adaptif terhadap Perubahan Iklim

Perolehan royalti tersebut berasal dari mitra lisensi 12 perusahaan yang menggunakan jagung hibrida HJ 21 Agritan sebesar Rp 1,3 miliar, kemudian penggunaan jagung hibrida JH 37 di dua perusahaan sebesar Rp 832 juta, penggunaan jagung hibrida 29 yang digunakan sembilan perusahaan sebesar Rp 761 juta dan rice transplanter jajar legowo sebesar Rp 591 juta yang digunakan di empat perusahaan.

Selain itu, ada juga jagung hibrida JH 27 yang digunakan satu perusahaan sebesar Rp 262 juta. Jagung bima 9 URI sebesar Rp 178 juta, penggunaan eucalyptus sebesar Rp 160 juta, jagung bima 20 URI Rp 125 juta, jagung hibrida batara 14 sebesar Rp 97 juta dan lain-lain dari 17 perusahaan sebesar Rp 306 juta.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, perolehan royalti ini didapat dari hasil temuan para peneliti dan perekayasa Balitbangtan selama 2021. Selanjutnya, mentan akan menyerahkan royalti kepada institusi dan para inventor Kementan.

"Ini adalah suatu hal yang membanggakan, karena kita telah menghasilkan banyak teknologi yang bernilai kekayaan intelektual yang sudah diadopsi oleh dunia usaha," ujar Mentan Syahrul di acara Agro Inovasi Fair 2021 di Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021).

Baca Juga: Mentan: Sumpah Pemuda Momentum Milenial Berinovasi di Sektor Pertanian

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menambahkan, secara total Balitbangtan telah mendaftarkan HKI sebanyak 881 teknologi, dan 580 di antaranya sudah mendapatkan sertifikat dan siap dioperasikan.

"Untuk tahun 2021 ini tercatat 26 kerja sama lisensi telah ditandatangani, dan total kerja sama Balitbangtan dengan dunia usaha telah tercatat sebanyak 377 lisensi,” ungkap Fadjry.



Penulis: Herman / YUD
Sumber: BeritaSatu.com

#Royalti #Kementerian Pertanian #Litbang Kementan #Kementan

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

10.000 Lebih Kasus, Turunan Varian Omicron BA.2 Terdeteksi di 47 Negara

Bentrok di Maluku Tengah, 1 Polisi Alami Luka Tembak di Pipi

DPP PDIP Tak Pecat Arteria Dahlan, Ini Alasannya

30 Tahun Berselisih, Arab Saudi dan Thailand Pulihkan Hubungan Diplomatik

Epidemiolog: Negara Perlu Perkuat Pembatasan Sosial Cegah Peningkatan Covid-19

Jadi Calon Tunggal, Tedros Bakal Lanjutkan Pimpin WHO

Masyarakat Bekasi Bentuk Malidi sebagai Garda Terdepan Tumpas Hoax

Jaga Kerahasiaan Pengguna, Aplikasi Teman Diabetes Raih Sertifikasi

Mustika Ratu Harapkan Insentif Pengembangan Industri Ekstraksi

Tahapan Pemilu 2024

BERITA TERPOPULER