Menteri ATR Serahkan 32.041 Sertifikat Tanah untuk Warga NTB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/Kepala BPN) Sofyan A. Djalil menyerahkan 32.041 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara daring, Rabu (24/11/2021).

Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan menghadirkan perwakilan penerima sertifikat di masing-masing wilayah kabupaten/kota se-NTB.

Menteri ATR/Kepala BPN menegaskan bahwa sertifikat tanah merupakan bukti pemerintah memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kejahatan pertanahan, terutama mafia tanah.

"Pemerintah sangat ingin memberikan kepastian hukum terhadap pertanahan. Banyak sengketa pertanahan yang terjadi salah satu sebabnya karena belum adanya sertifikat yang dimiliki oleh pemilik tanah," ujarnya, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis.

"Walaupun ada sertifikat, belum tentu terjamin dari praktik-praktik kejahatan pertanahan. Namun, pemerintah terus berupaya memerangi mafia tanah, memperbaiki layanan pertanahan, dan kemudian dalam rangka melindungi masyarakat bahwa hak atas tanah masyarakat dilindungi dengan baik," tambah Sofyan.

Ia melanjutkan, sertifikat tanah bisa memudahkan masyarakat untuk membuka usaha dan mendapatkan pinjaman di lembaga keuangan formal.

"Tidak perlu lagi menggunakan jasa dari rentenir karena rentenir biasanya mahal sekali. Namun dengan adanya sertifikat, Bapak bisa mendapatkan jasa dari bank atau lembaga-lembaga keuangan formal," papar Sofyan.

Baca Juga: Sertifikat Tanah, Bentuk Legalitas atas Kepemilikan Tanah

Sofyan mengatakan bahwa pada tahun depan, Kementerian ATR/BPN akan lebih gencar melakukan pekerjaan untuk mendaftarkan seluruh tanah masyarakat. Berdasarkan data Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi NTB, ada sekitar 24% tanah di NTB yang belum terdaftar.

Menurutnya, pendaftaran tanah bisa diselesaikan tahun 2025.

"Kalau bisa lebih cepat tentu kita akan kejar supaya lebih cepat lagi. Dengan demikian, konflik sengketa pertanahan akan bisa kita hilangkan," tuturnya.

"Satu harapan lagi terus perbaiki layanan kita di kantor pertanahan sehingga masyarakat makin nyaman mendapatkan layanan pertanahan yang diberikan oleh Kementerian ATR/BPN. Saya yakin segala yang Anda kerjakan ini ialah bukan sekadar melakukan tugas untuk negara, tapi amal saleh kita untuk membantu saudara-saudara yang perlu pelayanan dalam bidang pertanahan," tambah Sofyan.

Gubernur NTB yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekda NTB Nurhandini Eka Dewi, menyampaikan bahwa sertifikat tanah merupakan hal yang penting dan menjadi kebutuhan masyarakat di tengah banyaknya kasus-kasus pertanahan yang terjadi.

"Sertifikat ini juga bernilai untuk pengembangan modal dan pembukaan usaha, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kesempatan ini pula, saya mengimbau kepada masyarakat yang sudah menerima sertifikat agar dapat menjaga dan menyimpan sertifikat ini dengan baik, serta menggunakannya sesuai dengan peruntukan," terangnya.

Kepala Kanwil BPN Provinsi NTB, Slameto Dwi Martono, melaporkan bahwa kegiatan PTSL di NTB tahun 2021 memiliki target sebanyak 48.000 bidang dengan capaian realisasi penerbitan sertifikat hak atas tanah mencapai 39.257 bidang.

Ia berharap, ke depannya pemerintah dapat terus bekerja sama untuk mempercepat program PTSL di NTB.

"Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah pusat maupun daerah dalam rangka percepatan PTSL," pungkasnya.

Baca Juga: 100 Sertifikat Redistribusi Tanah Dibagikan di Sukabumi



Penulis:  / JNS
Sumber: PR

#Sertifikat Tanah #Menteri ATR #Sofyan A Djalil

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Turnamen IYC dan Soft Launching JIS Ditunda

PN Jaksel Tolak Adili Gugatan Sri Untari Bisowarno

Taliban Terbitkan Dekrit Perlindungan Hak Perempuan

Kapolri: Pertahankan Capaian Positif Penanganan Covid-19

Wapres Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat

Meski Diadang Pandemi, Exquise Patisserie Tambah Gerai Baru

ERT Putra Perkasa Abadi Juara Umum IFRC 2021

PB ISSI Kirim Atlet Berlatih ke Swiss

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia

Mine Perfumery Kembali Berinovasi Abadikan Momen 2021

BERITA TERPOPULER