SIS Grup Fokus Pengembangan Karakter Siswa

 

Jakarta, Beritasatu.com - Siswa yang memiliki karakter yang kuat dan mampu menghadapi masa depan yang penuh tantangan menjadi fokus pembelajaran dari Singapore Intercultural School (SIS) Grup.

Dengan pengalamannya beradaptasi terhadap perubahan zaman, SIS Grup kini memasuki usia yang ke-25 terhitung sejak pertama kali mereka mendirikan sekolah pertamanya, SIS South Jakarta, di Jakarta, Ibu Kota Indonesia. Saat ini memiliki 11 sekolah di seluruh dunia dan terus mengalami penambahan.

“Kami bangga dengan kerja keras kami selama 25 tahun di Indonesia dengan menghadirkan pendidikan bertaraf internasional yang berkualitas dan terjangkau, ini merupakan persembahan ulang tahun kami yang ke-25,” kata Dewan Direksi SIS, Alvin Hew dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Jumat (26/11/2021).

“Tidak banyak lembaga pendidikan dari TK hingga SMA dengan rekam jejak seperti ini, dan kami berharap dalam 25 tahun ke depan kami dapat terus menjadikan pembelajaran lebih menarik dan menghasilkan lulusan yang unggul. Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara lain,” tegas Alvin.

Baca Juga: HGN 2021, Presiden: Mari Bergandengan Pulihkan Pendidikan

Menurutnya, SIS bertekad menghasilkan siswa yang memiliki karakter yang kuat dan mampu menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

“SIS juga tetap berkomitmen pada 5 nilai inti mereka, yaitu keadilan, rasa hormat, integritas, kasih sayang, dan keberanian untuk mencetak lulusan yang memiliki pengetahuan luas dan percaya diri,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Pendiri SIS Group of Schools, Jaspal Sidhu. Ia menegaskan SIS Group of Schools fokus menjadikan siswa mereka memiliki kesehatan fisik dan mental.

"Kami begitu serius dalam memperhatikan masalah kesejahteraan fisik dan mental komunitas kami, termasuk para peserta didik, orang tua, guru, dan staf. Dalam peringatan 25 tahun ini, kami sadar bahwa kami telah melalui masa-masa yang sangat sulit di tengah pandemi global dan krisis ekonomi yang menerjang kita semua," urai dia.

"Kami juga sadar bahwa teknologi begitu membantu di masa-masa krisis seperti ini, tetapi kami juga begitu antusias menanti terwujudnya suatu komunitas di mana kita bisa bertatap muka kembali, bersama-sama menghadapi 25 tahun ke depan," tambah Jaspal.

Baca Juga: Nadiem: Dunia Pendidikan Butuh Pemimpin Transformasional

Dengan basis kurikulum Singapura, Cambridge dan IB, SIS Group of Schools terus menggunakan teknologi pionir berupa virtual reality dan berbagai platform unggulan lainnya untuk digunakan dalam pembelajaran.

Selain memperoleh penghargaan dari berbagai organisasi Internasional seperti Financial Times of London, World Bank, maupun CFI, SIS Group of Schools merayakan ulang tahun peraknya dengan alumni di berbagai 100 universitas terbaik di dunia.

Tak hanya itu, upayanya untuk meningkatkan proses pembelajaran dan pengajaran juga diwujudkan dengan penerapan tiga kurikulum unggulan yang unik, fokus, dan selaras dengan United Nations Sustainable Development Goals (UNSDGs), serta pemakaian teknologi virtual reality dalam meningkatkan proses belajar mengajar.

Selama 25 tahun ini, SIS Group of Schools telah menjangkau dan memberi pengaruh bagi ribuan peserta didik dengan hasil belajar yang diharapkan, yaitu tekun, berpikir analitis, berkomunikasi dan kolaborasi, serta memiliki jiwa kewirausahaan dan inovasi.

 



Penulis: Hendro D Situmorang / JEM
Sumber: BeritaSatu.com

#SIS #SIS Grup #Pendidikan #Pengembangan Karakter Siswa #Alvin Hew

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Salah Amputasi Kaki Pasien, Ahli Bedah Didenda Rp 43 Juta

Meterai Elektronik Tawarkan Solusi Mudah Bayar Pajak

Turnamen IYC dan Soft Launching JIS Ditunda

PN Jaksel Tolak Adili Gugatan Sri Untari Bisowarno

Taliban Terbitkan Dekrit Perlindungan Hak Perempuan

Kapolri: Pertahankan Capaian Positif Penanganan Covid-19

Wapres Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat

Meski Diadang Pandemi, Exquise Patisserie Tambah Gerai Baru

ERT Putra Perkasa Abadi Juara Umum IFRC 2021

PB ISSI Kirim Atlet Berlatih ke Swiss

BERITA TERPOPULER