Menag: Hoax, Isu Dana Haji untuk Pembangunan Ibu Kota Negara

 

 

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, isu dana haji digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak benar atau hoax.

Hal itu disampaikan Yaqut setelah menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membahas mengenai Persiapan Pelaksanaan Ibadah Haji 1443 Hijriah/2022 Masehi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/05/2022).

Baca Juga: Soal Dana Haji, Ada Upaya Diskreditkan Yaqut Cholil Qoumas

“Saya ingin menegaskan, bahwa tidak benar, kalau ada hoax yang mengatakan bahwa dana haji digunakan pemerintah untuk keperluan ini dan itu, termasuk keperluan untuk membangun IKN. Itu sama sekali tidak benar,” kata Yaqut Cholil Qoumas.

Justru, lanjut Yaqut, pemerintah memberikan subsidi yang besar kepada jemaah haji Indonesia. Sehingga biaya yang ditanggung jemaah lebih ringan untuk pergi ke tanah suci.

Baca Juga: Dana Haji Aman, Masyarakat Diminta Waspadai Hoax

“Yang ada justru melalui BPKH, pemerintah mensubsidi jamaah haji agar biaya besar yang harus dikeluarkan oleh jamaah agar bisa ke tanah suci bisa lebih ringan bagi jamaah,” ujar Yaqut Cholil Qoumas.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu membeberkan biaya haji yang dibutuhkan sebesar Rp 81,7 juta per jemaah. Sementara, calon jemaah haji hanya membayarkan sekitar Rp 39,9 juta per jemaah. Untuk kekurangannya, pemerintah sudah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 7,5 triliun.

“Jadi sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh kebijakan pemerintah dan disetujui oleh DPR,” tutur Anggito Abimanyu.



Penulis: Lenny Tristia Tambun / WM
Sumber: BeritaSatu.com

#Dana Haji #Hoax #Menag #Yaqut Cholil Qoumas #Ibu Kota Negara

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Singapura Laporkan Kasus Harian Covid-19 Tertinggi dalam 3 Bulan

Ganja Medis, Legislator: Sikapi dengan Kehati-hatian

Bukalapak Perkirakan EBITDA 2022 Datar Dibanding 2021

KSP: Kuota Hampir Habis, Pertalite dan Solar Harus Dibatasi

Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan

Rambah Pasar Indonesia, Defunc Rilis Empat Earbud Nirkabel

Mantan Penjaga Kamp Nazi Usia 101, Divonis 5 Tahun Penjara

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,25%

Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Uang Rp 70 Juta Biaya Kuliah Raib

Powerbrain Raih Pendanaan dari Achmad Zaky Foundation

BERITA TERPOPULER