Jokowi Optimistis Harga Minyak Goreng Segera Stabil

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis dalam dua pekan ke depan harga minyak goreng di pasaran sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional V Projo Tahun 2022 di Kabupaten Magelang, Sabtu (21/5/2022).

“Ini kuncinya sudah ketemu. Ini dalam seminggu, dua minggu, insyaallah yang namanya minyak goreng curah akan berada di harga Rp14.000 (per liter),” kata Jokowi.

Presiden mengaku sudah melakukan pengecekan langsung terhadap harga minyak goreng di Pasar Muntilan. Tidak puas dengan satu pasar saja, Jokowi menegaskan akan mengecek harga minyak goreng di pasar-pasar lainnya.

Baca Juga: DPR: Lin Che Wei Jadi Pintu Masuk Kejagung Usut Oligarki Minyak Goreng

“Tadi saya cek di Pasar Muntilan, saya mampir di Pasar Muntilan tadi, cek harga berapa per liter Rp14.500. Besok saya mau cek di pasar-pasar yang lain, mungkin dalam waktu seminggu dua minggu saya kira semua pasar sudah harganya seperti itu,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga bersyukur dengan harga beras yang relatif stabil dan stok beras yang mencukupi. Dalam tiga tahun terakhir, tambah Presiden, nilai impor beras yang dilakukan oleh pemerintah sangat kecil.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu, 21 Mei 2022.

“Biasanya kita impor 1,1 juta sampai 2 juta ton per tahun, sudah tiga tahun ini kita tidak. Ini yang harus dipertahankan. Syukur stoknya bisa kita perbesar. Artinya produktivitas petani itu harus ditingkatkan,” terang Jokowi.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Turun Jelang Larangan Ekspor Dicabut

Sebelumnya, Jokowi menegaskan saat ini dunia, termasuk Indonesia, dihadapkan pada kemungkinan kenaikan harga pangan dan energi yang signifikan. Untuk itu, pemerintah terus berupaya keras mengantisipasi kenaikan harga di dua sektor tersebut.

“Tidak mudah, terutama dua hal di seluruh negara yang sekarang ini naik semuanya. Yang pertama, energi, energi ini berarti BBM, gas, listrik semuanya naik, semua negara. Yang kedua pangan, naik semuanya,” kata Jokowi.

Meski tidak mudah, kata Jokowi, pemerintah terus berupaya agar tidak terjadi lonjakan kenaikan harga di kedua sektor tersebut. Contohnya, pemerintah mengambil kebijakan agar tidak terjadi kenaikan harga minyak goreng. Sejumlah kebijakan telah diputuskan untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di pasaran.



Penulis: Lenny Tristia Tambun / CAR
Sumber: BeritaSatu.com

#Jokowi #Presiden Joko Widodo #Harga Minyak Goreng

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Listrik PLN Kini Terangi Kampung Boldon di Papua Barat

Tiba di Kyiv Ukraina, Misi Perdamaian Jokowi Dimulai

Airlangga Hartarto Bahas Sepak Bola Bersama Ronaldinho

Bantuan untuk Korban Banjir Pamijahan Terkendala Medan

Analis Bloomberg Prediksi Pendapatan SILO Terus Tumbuh pada Tahun Ini

Ke Ukraina Bawa Misi Perdamaian, Jokowi: Semoga Dimudahkan

Konstitusi Uzbekistan Jamin Perlindungan Hak Warga Negara

Malaysia Open: Tekuk Duet Tiongkok, Ahsan/Hendra ke 16 Besar

KPK Usut Dugaan Penggunaan Tanah Warga untuk IMB Summarecon

Unik! Pedagang Hewan Kurban di Depok Jual Domba Tanduk Empat

BERITA TERPOPULER