Hepatitis Akut Dapat Dicegah, Waspadai Gejala Awal Ini

Jakarta, Beritasatu.com - Penyakit hepatitis akut yang sudah menyebar ke Indonesia hingga kini memang masih belum diketahui penyebabnya. Namun penyakit misterius yang sudah mewabah di 31 negara ini bisa dicegah dengan mewaspadai secara dini gejala-gejala awalnya.

Kementerian Kesehatan RI berdasarkan data dari UK Health Security Agency menyebutkan ada enam dugaan penyebab penyakit hepatitis akut yang biasa menyerang anak.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril dalam keterangan tertulisnya di halaman resmi Kemenkes RI, menyebutkan, keenam dugaan penyebab hepatitis akut itu yakni adenovirus biasa, adenovirus varian baru, sindrom post-infeksi SARS-CoV-2, paparan obat, lingkungan atau toksin, patogen baru, dan varian baru SARS-CoV-2.

Baca Juga: Satu Pasien Diduga Hepatitis Akut Terinfeksi Covid-19

"Dan hipotesis-hipotesis, atau kemungkinan-kemungkinan, atau dugaan-dugaan sebagai penyebab hepatitis akut," ungkap Syahril.

Dikatakan Syahril, hipotesis tersebut terjadi di Inggris terutama dan Amerika. Terkait kondisi di Indonesia, Syahril mengatakan tinggal menunggu informasi terbaru hasil penelitian dugaan penyebab hepatitis akut tersebut.

"Sejauh ini kita baru ikuti hipotesisnya, Dan kita akan mengarah ke 6 hipotesis itu karena itu menjadi dugaan kuat dari para ahli penyebab adanya hepatitis akut tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Hepatitis Akut di Indonesia Bertambah Jadi 16 Orang

Terkait hal itu, Kemenkes juga mengutarakan langkah penanganan hepatitis akut yang biasa terjadi pada anak di mana orang tua diminta mewaspadai gejala hepatitis akut misterius pada anak.

"Orang tua harus mewaspadai gejala hepatitis akut pada anak yakni adanya diare, mual, muntah, sakit perut dan dapat disertai demam ringan. Selain itu warna mata dan kulit anak dapat menguning dan terjadi gangguan pembekuan darah yang bisa menyebabkan kejang dan kesadaran menurun," lanjutnya.

"Apabila ada gejala seperti itu, kita minta orang tua langsung membawa dan merawat anaknya ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau rumah sakit terdekat agar segera mendapat pertolongan lanjutan. Bila perlu kalau memang sudah dalam taraf penurunan kesadaran maka segera dibawa ke ICU Anak agar bisa segera ditangani agar tidak berlanjut kemudian yang bisa berakibat fatal yakni meninggal dunia," tandasnya



Penulis: Chairul Fikri / JEM
Sumber: BeritaSatu.com

#Hepatitis Akut #Gejala Hepatitis Akut #Penyebab Hepatitis Akut #Obat Hepatitis Akut #Kemenkes

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Sawit Sumbermas Sarana Raih Sindikasi Pinjaman Rp 3,6 T

Berantas Korupsi di BUMN, Langkah Erick Thohir Tuai Pujian

Legalisasi Ganja di Indonesia, Ini Respons Mabes Polri

Nikita Sebut Kepolisian Berbohong Terkait Penggerebekan Rumahnya

Singapura Laporkan Kasus Harian Covid-19 Tertinggi dalam 3 Bulan

Ganja Medis, Legislator: Sikapi dengan Kehati-hatian

Bukalapak Perkirakan EBITDA 2022 Datar Dibanding 2021

KSP: Kuota Hampir Habis, Pertalite dan Solar Harus Dibatasi

Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan

Rambah Pasar Indonesia, Defunc Rilis Empat Earbud Nirkabel

BERITA TERPOPULER