Saat Ahok, Bima Arya, dan Airin Berkelakar soal Pilkada DKI

Bogor, Beritsatu.com - Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut Wali Kota Bogor, Bima Arya dan mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany berpeluang maju di Pilkada DKI Jakarta.

Hal itu dikatakan Ahok saat satu panggung bersama Bima Arya dan Airin dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Parahyangan (IKA UNPAR) di Jakarta, Selasa (28/6/2022) malam.

Dalam kesempatan tersebut Ahok dan Bima Arya hadir sebagai narasumber, sementara Airin didaulat sebagai moderator.

Ada momen menarik ketika Ahok berkelakar menyebut dirinya diapit oleh dua orang yang akan maju Pilgub Jakarta 2024 mendatang, yakni Bima Arya dan Airin Rachmi Diany.

"Gawat nih, dua-duanya mau maju DKI, depan gua," ujar Ahok, disambut riuh peserta yang hadir.

Baca Juga: Nasdem soal Pilkada DKI: Tergantung Ahmad Sahroni dan Hasil Pileg 2024

Menyambut ucapan Ahok tersebut, Bima Arya kemudian menoleh ke Airin sembari berkata, "Mau pasangan di Jakarta, kita?"

Hadirin bertepuk tangan. Sementara Airin hanya tersenyum.

"Ini (Airin) sudah dipinang partai lain. Susah ini," timpal Bima lagi.

Baca Juga: Pilkada DKI: Anies Masih Terkuat, Sahroni-Airin Tajir, Ariza Kuda Hitam

Perbincangan kemudian dilanjutkan kembali. Sebelum memasuki sesi akhir, Airin bertanya kepada Bima Arya seputar langkah Bima Arya ke depan usai menjabat sebagai Wali Kota Bogor.

"Apa yang kang Bima akan lakukan ke depan? Walaupun tadi sudah bisik-bisik, siapa tahu ada pencapaian lainnya. Atau pengen jadi kayak Pak Ahok jadi komisaris? Atau apa yang ingin dilakukan Kang Bima di masa yang akan datang?," tanya Airin.

[#pagebreak#]

Bima Arya menjawab jabatannya sebagai Wali Kota Bogor akan berakhir pada 31 Desember 2023. Ia mengaku akan fokus menyelesaikan berbagai persoalan di kota hujan. Salah satunya penataan transportasi.

"Nomor satu adalah urusan angkot. Target saya, hari terakhir saya ngantor di balai kota, angkot di pusat kota sudah tidak ada. Ada cara-caranya agak detail kalau dijelaskan sekarang," jelasnya.

Baca Juga: Pilkada DKI 2024, Riza Patria Tak Masalah Maju Wagub Lagi

Kedua, lanjut Bima, kawasan Suryakencana sedang ditata untuk menjadi salah satu Chinatown terbaik di Tanah Air.

"Ketiga, saya harus menyiapkan pengganti. Seperti Pak Jokowi menyiapkan Pak Ahok ketika itu. Tidak mungkin yang saya kerjakan 10 tahun itu hilang saja. Kita banyak belajar bagaimana teman-teman wali kota yang oke, digantikan bukan orang yang oke. Kemudian rontok achievement-nya. Tugas saya membangun pagar pengaman supaya siapa pun yang terpilih sustain semuanya," bebernya.

Baca Juga: Wacana Gibran untuk Pilgub, Djarot: Biarkan Fokus di Solo

"Urusan setelah 31 Desember ke mana, saya kira akan sangat tergantung pada 14 Februari 2024 nanti. Hasil pileg dan pilpres pasti menentukan yang lain-lain, baik menentukan Pilgub DKI, Pilgub Jabar dan lain-lain. Sekarang perspektif saya fight menyelesaikan tugas, meninggalkan legacy yang kuat hingga nanti 31 Desember 2022," kata Bima.



Penulis: Vento Saudale / FFS
Sumber: BeritaSatu.com

#Ahok #Bima Arya #Airin Rachmi Diany #Pilkada DKI #Pilgub Jakarta

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Ujian Perdana AC Milan di Stadion San Siro, Lawan Udinese

Tanpa Sekolah, Masa Depan Anak Perempuan Afghanistan Tak jelas

Koalisi Gerindra-PKB Pastikan Tak Ada Nama Selain Prabowo dan Cak Imin

Ekspansi, Interior Mobil Hardy Classic Buka Workshop di BSD

Jerman Tolak Paspor Baru, Imigrasi Koordinasi ke Kemenlu

Koalisi Gerindra-PKB Bawa Kesejukan bagi Rakyat Indonesia

KPK Tidak Ungkap Rumah yang Disambangi Mukti Agung di Jaksel

Restoran McDonald's Akan Buka Gerai Lagi di Ukraina

Festival Danau Sentani Akan Dilaksanakan pada Oktober 2022

KPK Ungkap Alasan Tak Jerat Anggota DPR yang Diduga Ditemui Mukti Agung

BERITA TERPOPULER