KPK Pertanyakan ICW yang Hanya Ungkit Harun Masiku

 

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang hanya mengungkit buronan Harun Masiku. Hal ini mengingat buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK bukan hanya Harun Masiku.

"Kenapa ICW hanya fokus soal buronan Harun Masiku? Bagi kami semua perkara yang tersangkanya DPO saat ini sama pentingnya untuk dicari dan segera diselesaikan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Dikatakan Ali, pencarian para buronan yang masuk DPO menjadi kewajiban KPK agar dapat ditemukan dan kemudian diadili atas perbuatannya. Dia juga mendorong publik untuk menyampaikan informasi terbaru ke KPK perihal keberadaan para buronan tersebut.

Baca Juga: KPK Tegaskan Tidak Menyerah Kejar Harun Masiku

Selain Harun Masiku, buronan KPK lainnya yakni Surya Darmadi selaku pemilik PT Darmex Group atau PT Duta Palma yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait ‎pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau, tahun anggaran 2014.

Kemudian, Izil Azhar atau Ayah Merin yang merupakan tersangka kasus dugaan suap penerimaan gratifikasi bersama-sama dengan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Buron lainnya, Kirana Kotama yang merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait penunjukan Ashanti Sales Inc. sebagai agen eksklusif PT PAL Indonesia (Persero) dalam Pengadaan Kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk Pemerintah Filipina Tahun 2014-2017.

"Kami pastikan KPK tetap melakukan pencarian para DPO tersebut, baik yang ditetapkan sejak tahun 2017 maupun 2020," ujar Ali.

Baca Juga: Soal Harun Masiku, Firli Bahuri Tegaskan Hal Ini

Perlu diketahui, ICW melangsungkan aksi teatrikal di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (28/6/2022). Aksi tersebut berkaitan dengan masih belum ditangkapnya buronan Harun Masiku.

Sebagai informasi, Harun merupakan politikus PDIP yang terjerat perkara dugaan suap dalam PAW anggota DPR periode 2019-2024. Dia diduga menyuap Komisioner KPU saat itu, Wahyu Setiawan supaya dapat ditetapkan sebagai anggota DPR. Adapun saat ini nama Harun sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Namun, sejak OTT terhadap Wahyu dan sejumlah pihak lain pada 8 Januari 2020 hingga saat ini, Harun Masiku masih buron dan menghirup udara bebas.

 



Penulis: Muhammad Aulia / JEM
Sumber: BeritaSatu.com

#KPK #ICW #Harun Masiku #KPK Pertanyakan ICW

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Tanpa Sekolah, Masa Depan Anak Perempuan Afghanistan Tak jelas

Koalisi Gerindra-PKB Pastikan Tak Ada Nama Selain Prabowo dan Cak Imin

Ekspansi, Interior Mobil Hardy Classic Buka Workshop di BSD

Jerman Tolak Paspor Baru, Imigrasi Koordinasi ke Kemenlu

Koalisi Gerindra-PKB Bawa Kesejukan bagi Rakyat Indonesia

KPK Tidak Ungkap Rumah yang Disambangi Mukti Agung di Jaksel

Restoran McDonald's Akan Buka Gerai Lagi di Ukraina

Festival Danau Sentani Akan Dilaksanakan pada Oktober 2022

KPK Ungkap Alasan Tak Jerat Anggota DPR yang Diduga Ditemui Mukti Agung

PSI Dinilai Punya Potensi Perkuat Koalisi Indonesia Bersatu

BERITA TERPOPULER