KAI Commuter Gelar Kampanye Cegah Pelecehan Seksual

Jakarta, Beritasatu.com - PT KAI (Persero) melakukan kampanye pencegahan tindak kekerasan dan pelecehan seksual di dalam perjalanan kereta mau‎pun di area stasiun. Kegiatan ini dilakukan serentak di 14 stasiun wilayah kerja KAI Grup pada Rabu, 20 Juni 2022.

KAI Commuter melakukan kampanye dipusatkan di Stasiun Tanah Abang, lalu Stasiun Bogor dan Stasiun Cikarang. KAI menegaskan, tindak pidana pelecehan seksual tak hanya menimpa para wanita sebagai korban tetapi juga anak-anak.

"Korban pelecehan seksual tidak hanya perempuan tetapi juga laki-laki tetapi mayoritas korbannya adalah perempuan," kata ‎Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba di Stasiun Tanah Abang pada Rabu (2‎9/6/2022).

Baca Juga: KAI Commuter Gencarkan Sosialisasi Stasiun Matraman

Selain itu, kata dia, korban pelecehan juga menimpa anak-anak saat naik kereta rel listrik (KRL) sehingga anak-anak diperbolehkan naik gerbong wanita bersama ibunya.

Beber‎apa upaya yang dilakukan KAI Commuter untuk menekan pelecehan seksual ini antara lain, memisahkan toilet pria dan wanita, membolehkan anak-anak pria naik di gerbong wanita, kemudian layanan 24 jam contact center 021-121 agar bisa cepat melakukan tindakan saat terjadi kasus pelecehan seksual. "Kita bisa setop KRL di stasiun terdekat sehingga penanganan kasus pelecehan bisa lebih cepat," imbuhnya.

KAI juga telah memasang kamera pengawas di 18 titik yang bertujuan untuk menganalisa identitas wajah pelaku. "Kami memasang CCTC analitic sehingga kami bisa memasukkan ke sistem, wajah-wajah terekspose sehingga kami bisa antisipasi agar mereka (pelaku ya‎ng terkspose) tidak masuk ke stasiun atau KRL. Tetapi ini masih dalam tahap pengembangan karena bisa saja pelaku mengenakan masker, menggunakan topi (menghindari kamera pengawas analisa wajah)," imbuhnya.

[#pagebreak#]

Hari ini, kata Anne, bekerja sama dengan Komisi Nasional Antikekerasan Terhadap Perempuan (Komnas PA) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan kampanye untuk mencegah tindak kekerasan dan pelecehan seksual di KRL maupun stasiun. ‎

Sementara itu, Direktur Utama KAI Commuter, Roppiq Lutzi Azhar, mengatakan‎ tujuan kampanye ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi umum, khususnya KRL.

Baca Juga: Erick Thohir Dukung PT KAI Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta

"Petugas kami di stasiun dan KRL akan bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual," imbuhnya.

Sepanjang tahun ini, sambung Anne, KAI Commuter telah menangani kasus pelecehan seksual sebanyak 3 kasus. Kasus terbaru, pada Selasa, 21 Juni 2022 lalu, petugas KAI Commuter mengamankan pelaku tindak pelecehan seksual di KRL dan pelaku diamankan di Pos Pengamanan Stasiun Buaran lalu diserahkan ke Mapolrestro Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut.  



Penulis: Mikael Niman / JEM
Sumber: BeritaSatu.com

#KAI #KAI Commuter #Pelecehan Seksual #Anne Purba #Stasiun Tanah Abang

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

Tersiksa Perut Kembung? Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Inggris Nyatakan Rusia Mulai Gagal dalam Perang Ukraina

Kasus Brigadir J, 4 Pamen Polda Metro Ditempatkan di Patsus

Georgia Tolak Ikut Perang Lawan Rusia dan Siap Sambut Turis

Langgar Kode Etik Kasus Brigadir J, 16 Polisi Ditempatkan di Tempat Khusus

Arsenal vs Leicester City: Meriam London di Atas Angin

Ujian Perdana AC Milan di Stadion San Siro Lawan Udinese

Tanpa Sekolah, Masa Depan Anak Perempuan Afghanistan Tak jelas

Koalisi Gerindra-PKB Pastikan Tak Ada Nama Selain Prabowo dan Cak Imin

Ekspansi, Interior Mobil Hardy Classic Buka Workshop di BSD

BERITA TERPOPULER