Masalah Vaksin, Djokovic Mungkin Absen di Australia Terbuka

New York, Beritasatu.com - Ayah Novak Djokovic, Srdjan Djokovic, mengatakan kemungkinan petenis nomor satu dunia itu tidak akan bermain di Australia Terbuka 2022 jika aturan tentang vaksinasi Covid-19 tidak dilonggarkan.

Penyelenggara turnamen Grand Slam tersebut mengatakan bahwa semua pemain harus divaksinasi untuk ambil bagian.

Djokovic sejauh ini menolak untuk mengungkapkan apakah dia telah divaksinasi. Srdjan Djokovic mengatakan bahwa sikap badan tenis Australia terhadap pemain yang divaksinasi sama saja dengan "pemerasan."

Baca Juga: Peng Shuai Hilang, WTA Ancam Batalkan Turnamen di Tiongkok

"Mengenai vaksin dan non-vaksin, itu adalah hak pribadi kita masing-masing apakah kita akan divaksinasi atau tidak. Tidak ada yang berhak masuk ke dalam keintiman kita," kata Srdjan, Senin (29/11/2021).

"Dengan kondisi pemerasan ini, (Djokovic) mungkin tidak akan (bermain). Saya tidak akan melakukan itu. Dan, dia adalah putra saya, jadi silakan putuskan sendiri."

Baca Juga: Petenis Peng Shuai Hilang Usai Ungkap Rahasia di Medsos

Djokovic telah memenangi sembilan gelar Grand Slam di Melbourne Park, termasuk turnamen tahun ini, dan berbagi rekor 20 gelar Grand Slam putra dengan Roger Federer dan Rafael Nadal.

Nadal telah mengonfirmasi bahwa dia akan bermain di Melbourne Park pada Januari mendatang. Namun Federer akan melewatkan turnamen ini karena dalam pemulihan dari operasi lutut. Australian Terbuka dimulai pada 17 Januari 2022.



Penulis:  / JAS
Sumber: ANTARA/Reuters

#Novak Djokovic #Srdjan Djokovic #Australia Terbuka #Australian Open #Vaksin Covid-19

BAGIKAN

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

KIPI pada Anak Cenderung Lebih Rendah Dibanding Dewasa dan Lansia

Singapura Dukung Presidensi G-20 Indonesia

Digelar 14 Februari 2024, Ketua DPR Harap Persiapan Pemilu Bisa Lebih Matang

10.000 Lebih Kasus, Turunan Varian Omicron BA.2 Terdeteksi di 47 Negara

Bentrok di Maluku Tengah, 1 Polisi Alami Luka Tembak di Pipi

DPP PDIP Tak Pecat Arteria Dahlan, Ini Alasannya

30 Tahun Berselisih, Arab Saudi dan Thailand Pulihkan Hubungan Diplomatik

Epidemiolog: Negara Perlu Perkuat Pembatasan Sosial Cegah Peningkatan Covid-19

Jadi Calon Tunggal, Tedros Bakal Lanjutkan Pimpin WHO

Masyarakat Bekasi Bentuk Malidi sebagai Garda Terdepan Tumpas Hoax

BERITA TERPOPULER